Seleksi Ketua DPC PKB Kaltim Memanas, 18 Kandidat Masuk Tahap Penentuan
Sebanyak 18 kandidat calon Ketua DPC PKB se-Kaltim dinyatakan lolos administrasi dan akan menjalani uji kelayakan sebagai tahap penentuan kepemimpinan periode 2026–2031.
SAMARINDA – Proses seleksi calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Kalimantan Timur (Kaltim) memasuki tahap krusial setelah sebanyak 18 kandidat dinyatakan lolos administrasi dan siap mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK) tahap lanjutan pada 21 April 2026. Tahapan ini menjadi penentu arah kepemimpinan PKB di tingkat kabupaten/kota untuk periode 2026–2031.
Perkembangan tersebut disampaikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Kaltim dalam konferensi pers di Samarinda, Kamis (16/04/2026), sebagai tindak lanjut Musyawarah Cabang (Muscab) serentak yang sebelumnya digelar di Balikpapan. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penyampaian hasil penjaringan kandidat kepada publik.
Ketua tim penataan struktur DPC PKB Kaltim, Michael Adams, menjelaskan bahwa seluruh kandidat yang telah mengembalikan berkas hingga 15 April 2026 dipastikan memenuhi syarat administratif dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.
“DPW PKB berkewajiban menyampaikan hasil Muscab serentak yang digelar di Balikpapan. Salah satu keputusan penting adalah usulan nama-nama calon ketua DPC PKB se-Kalimantan Timur, dan hingga batas waktu yang ditentukan, terdapat 18 orang yang telah mengembalikan berkas,” ujar Michael.
Ia menambahkan, pada tahap UKK, para kandidat akan menjalani wawancara langsung serta mempresentasikan proposal berisi visi, program kerja, dan strategi penguatan partai di daerah masing-masing.
“Setiap calon akan diwawancarai satu per satu dan diminta memaparkan program kerja serta visi mereka untuk PKB ke depan. Ini menjadi bagian penting dalam menentukan kelayakan mereka sebagai pemimpin DPC,” jelas Michael.
Dinamika kompetisi antar daerah pun bervariasi. Di beberapa wilayah seperti Kabupaten Paser, Kota Bontang, Kota Balikpapan, Kabupaten Berau, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kabupaten Kutai Barat, dan Kabupaten Mahakam Ulu, hanya terdapat satu kandidat yang maju. Sementara persaingan ketat terjadi di Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara yang masing-masing diikuti empat kandidat. Adapun di Kabupaten Kutai Timur, penentuan akhir calon akan diputuskan langsung oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.
Michael juga menyoroti perbedaan mekanisme pengembalian berkas di Kutai Kartanegara (Kukar), di mana sebagian kandidat menyerahkan dokumen secara digital, sementara satu kandidat menyerahkan langsung berkas fisik.
“Calon dari Kukar sudah mengembalikan semua dan ada calon Dedik Harianto datang langsung mengembalikan berkas fisiknya dimana tiga calon lainnya baru mengembalikan melalui PDF, sehingga formulir pendaftaran Dedik langsung diterima tim penataan struktur DPC PKB,” kata Michael.
DPW PKB Kaltim menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan profesional. Melalui tahapan ini, partai berharap dapat melahirkan kepemimpinan cabang yang solid sekaligus memperkuat struktur organisasi dalam menghadapi agenda politik mendatang. []
Penulis: Selamet | Penyunting: Aulia Setyaningrum
