Tak Hanya Dinsos, Dispora Kutim Siap Dukung Karang Taruna

0
6240296381549580509

Dispora Kutim menyatakan kesiapan mendukung kegiatan Karang Taruna melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, pemanfaatan fasilitas olahraga, dan pendampingan kepemudaan guna memperluas kontribusi sosial hingga 18 kecamatan.

ADVERTORIAL – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) membuka peluang pendampingan dan kerja sama lintas perangkat daerah untuk memperkuat peran Karang Taruna dalam pemberdayaan masyarakat. Meskipun pembinaan organisasi tersebut berada di bawah Dinas Sosial (Dinsos), Dispora Kutim menyatakan kesiapannya mendukung pengembangan kreativitas, kegiatan olahraga, dan partisipasi sosial generasi muda di 18 kecamatan.

Kepala Dinas (Kadis) Pemuda dan Olahraga Kutim, Basuki Isnawan, menilai pembinaan generasi muda memerlukan keterlibatan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) agar program kepemudaan dapat menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih luas. Menurutnya, pembagian kewenangan antarlembaga tidak seharusnya membatasi peluang kerja sama dalam mendukung kegiatan positif yang digagas pemuda.

“Karena Karang Taruna secara tugas dan fungsi itu ada di Dinas Sosial. Tapi karena ini juga bagian dari anak-anak muda, ya kita juga harus bisa memberikan pendampingan kepada mereka,” ujar Basuki, Minggu (18/10/2026).

Dukungan Dispora Kutim diarahkan pada pengembangan aktivitas kepemudaan, antara lain melalui fasilitasi kegiatan olahraga, pemanfaatan sarana publik, serta pendampingan program yang melibatkan masyarakat.

Melalui kerja sama tersebut, Karang Taruna diharapkan tidak hanya aktif menyelenggarakan kegiatan seremonial, tetapi juga mampu mengembangkan program yang berkaitan dengan kebutuhan sosial dan kondisi lingkungan masing-masing.

Basuki memandang keberadaan Karang Taruna sebagai bagian penting dalam membangun kepedulian sosial generasi muda. Organisasi tersebut dinilai memiliki potensi untuk memperkuat solidaritas, menumbuhkan kreativitas, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan.

“Kami senang Karang Taruna juga hadir dalam beberapa kegiatan kemasyarakatan. Harapan kita, Karang Taruna yang ada di semua kecamatan bisa mau dan berkontribusi untuk bersama-sama dengan masyarakat,” katanya.

Dengan wilayah administrasi yang mencakup 18 kecamatan, Kutim menghadapi kebutuhan pemerataan kegiatan kepemudaan agar manfaat organisasi dapat dirasakan masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Karena itu, Basuki mendorong pengurus Karang Taruna di setiap wilayah untuk lebih peka terhadap persoalan sosial yang berkembang. Program yang dirancang diharapkan tidak hanya menyesuaikan potensi pemuda, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitarnya.

Ia juga menyoroti kondisi ekonomi yang sedang menghadapi tantangan. Menurutnya, situasi tersebut membutuhkan kreativitas dan keterlibatan generasi muda dalam menghadirkan kegiatan produktif maupun inisiatif sosial yang dapat membantu masyarakat.

“Apalagi sekarang kondisi lagi sulit, mudah-mudahan Karang Taruna juga bisa ikut ambil bagian,” ungkapnya.

Salah satu bentuk keterlibatan pemuda dalam kegiatan masyarakat terlihat melalui penyelenggaraan Color Run 5K yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-66 Karang Taruna.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim). Selain menjadi ajang olahraga rekreasi, kegiatan itu mempertemukan masyarakat dari berbagai kelompok usia dalam suasana kebersamaan.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, turut menghadiri kegiatan tersebut sekaligus melepas para peserta. Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan kepemudaan itu menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap inisiatif Karang Taruna dalam mengajak masyarakat menjalankan aktivitas positif.

Penyelenggaraan kegiatan olahraga yang melibatkan banyak peserta tersebut juga memperlihatkan peluang pemanfaatan fasilitas publik sebagai ruang interaksi sosial dan pengembangan kreativitas generasi muda.

Basuki berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat dilanjutkan dengan program pemberdayaan yang lebih berkelanjutan. Melalui pendampingan lintas perangkat daerah dan keterlibatan masyarakat, Karang Taruna diharapkan semakin aktif menghadirkan kegiatan yang bermanfaat, sekaligus memperkuat kontribusi pemuda dalam pembangunan sosial di seluruh kecamatan Kutim. []

Penulis: Suryono | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *