UMKM Bone Sumringah, Dagangan Diborong Mentan Saat Tinjau Banjir

BONE – Menteri Pertanian Republik Indonesia sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menunjukkan dukungan terhadap pemulihan ekonomi warga terdampak banjir di Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), dengan memborong dagangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) saat meninjau lokasi banjir, Senin (12/05/2026).

Kunjungan tersebut tidak hanya difokuskan pada penyaluran bantuan kemanusiaan, tetapi juga menjadi upaya membangkitkan aktivitas ekonomi masyarakat yang sempat melemah akibat banjir yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Dalam kunjungan itu, Andi Amran Sulaiman membeli berbagai dagangan milik warga, mulai dari kue tradisional, makanan ringan, hingga minuman yang dijual di sekitar lokasi terdampak banjir. Aksi tersebut disambut antusias para pedagang yang mengaku mengalami penurunan omzet pascabanjir.

“Terima kasih puang, Mega dalleta,” ujar salah seorang pelaku UMKM Bone.

Andi Amran Sulaiman mengatakan kehadirannya di Bone merupakan bentuk dukungan pemerintah agar pelaku UMKM tetap semangat menjalankan usaha di tengah masa pemulihan bencana.

“Kita ingin ekonomi masyarakat tetap bergerak,” ujar Andi Amran Sulaiman sebagaimana diberitakan Ketik, Senin (12/05/2026).

Selain berdialog dengan warga dan pelaku usaha kecil, Mentan RI juga meninjau langsung kondisi permukiman yang sebelumnya terendam banjir serta memastikan bantuan pangan dan kebutuhan pokok tersalurkan dengan baik kepada masyarakat terdampak.

Kunjungan tersebut turut didampingi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Andi Amar Ma’ruf, Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Pertanian (Kementan), Direktur Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone.

Salah seorang pedagang di Panyula mengaku bersyukur karena bantuan tersebut membantu memulihkan modal usaha yang sempat terhambat akibat kondisi banjir.

“Alhamdulillah sangat bersyukur. Biasanya setelah banjir pembeli sepi, tapi hari ini dagangan kami habis dibeli,” ungkap salah satu pedagang.

Kehadiran pemerintah pusat bersama Pemprov Sulsel dan Pemkab Bone di tengah masyarakat terdampak banjir diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan ekonomi dan sosial warga, khususnya pelaku UMKM yang menjadi salah satu sektor paling terdampak dalam situasi bencana. []

Penulis: Salman Busrah | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *