Wapres Ajak Mahasiswa Unissula Belajar Langsung di Pabrik Kendaraan Listrik

SEMARANG – Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) memperoleh kesempatan memperdalam pemahaman mengenai industri kendaraan listrik melalui kunjungan ke sejumlah fasilitas manufaktur di Kota Semarang, Senin (13/07/2026). Kegiatan yang diinisiasi bersama Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka itu diharapkan memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan transisi energi nasional.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa FTI Unissula mengamati secara langsung proses produksi kendaraan listrik, mulai dari perakitan berbagai komponen hingga tahapan pengujian kualitas produk. Pengalaman lapangan itu memberikan gambaran mengenai penerapan teknologi manufaktur modern sekaligus kebutuhan kompetensi tenaga kerja pada industri kendaraan listrik.

Dekan FTI Unissula Muhammad Qomaruddin mengatakan kegiatan tersebut menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk mengenal proses industri secara langsung sekaligus mendorong lahirnya inovasi di bidang teknologi ramah lingkungan. Pernyataan itu disampaikan sebagaimana diberitakan Antara, Senin (13/07/2026).

“Dengan kunjungan ini menjadikan motivasi untuk terus berinovasi dalam menghadirkan produk dan teknologi kendaraan listrik. Sekaligus mendukung program pemerintah untuk membangun ekosistem teknologi hijau,” ungkapnya.

Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan sektor industri perlu terus diperkuat agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, terutama pada bidang kendaraan listrik dan energi terbarukan.

“Kami berharap selanjutnya akan ada kerja sama antara dunia industri dan kampus untuk menyiapkan sumber daya manusia yang terampil di bidang teknologi hijau khususnya kendaraan listrik dan energi terbarukan,” lanjutnya.

Selama agenda tersebut, mahasiswa mengunjungi United E-Motor Plant 3, salah satu fasilitas produksi milik PT Terang Dunia Internusa Tbk. Pabrik tersebut dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional, termasuk memproduksi sepeda motor listrik serta menyediakan layanan konversi kendaraan sesuai regulasi yang berlaku.

Rangkaian kunjungan juga mencakup PT Gotion Green Energy Solutions Indonesia atau PT Gotion High-Tech Indonesia, perusahaan manufaktur asal Tiongkok yang bergerak di bidang produksi baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) serta sistem penyimpanan energi. Kehadiran perusahaan tersebut memberikan gambaran mengenai peran industri baterai dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai perkembangan industri kendaraan listrik, sehingga mampu berkontribusi dalam pengembangan inovasi teknologi hijau serta mendukung percepatan transisi energi di Indonesia. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *