Whiz Prime Hotel Balikpapan Perkuat Kompetensi Karyawan Lewat Uji Sertifikasi

BALIKPAPAN – Penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu strategi yang ditempuh Whiz Prime Hotel Balikpapan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menghadapi persaingan industri perhotelan yang terus berkembang. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan uji kompetensi bagi karyawan yang digelar secara komprehensif pada Jumat (28/08/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya manajemen memastikan setiap karyawan memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar kerja di bidang perhotelan. Uji kompetensi juga diharapkan tidak hanya memberikan pengakuan formal terhadap kemampuan staf, tetapi mendorong peningkatan profesionalisme secara berkelanjutan.

Pelaksanaan asesmen berlangsung di Monpera Meeting Room Whiz Prime Hotel Balikpapan melalui kolaborasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kegiatan tersebut turut didukung Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Mahamu dan LSP Danau Toba.

General Manager (GM) Whiz Prime Hotel Balikpapan, Andi Nurwahyu, mengatakan peningkatan kompetensi karyawan merupakan investasi jangka panjang bagi perusahaan, terutama untuk membangun standar pelayanan yang konsisten di tengah tuntutan industri perhotelan yang semakin dinamis.

“Kami percaya bahwa pelayanan yang baik berawal dari sumber daya manusia yang kompeten. Melalui uji kompetensi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap karyawan tidak hanya mampu menjalankan tugasnya, tetapi juga mengerjakan setiap pekerjaan dengan benar sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujar Andi.

Menurutnya, keberadaan SDM yang memiliki kompetensi memadai menjadi fondasi penting dalam menjaga mutu pelayanan. Karena itu, proses sertifikasi diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi karyawan sekaligus memperkuat pengakuan atas kemampuan dan profesionalisme mereka dalam menjalankan tugas.

Program pengembangan kompetensi tersebut juga dipandang sebagai upaya membangun motivasi jangka panjang bagi para staf agar terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri. Dengan peningkatan kemampuan individu, kualitas pelayanan kepada tamu diharapkan dapat ikut terdorong.

“Dengan meningkatnya kapasitas individu para staf, kualitas layanan hotel secara keseluruhan diyakini akan ikut terdongkrak naik,” tuturnya.

Manajemen Whiz Prime Hotel Balikpapan menilai peningkatan kualitas SDM memiliki hubungan langsung dengan pengalaman tamu selama menginap. Pelayanan yang ramah, profesional, dan sesuai standar menjadi salah satu faktor penting bagi hotel dalam mempertahankan kepercayaan pelanggan.

Melalui kerja sama dengan LSP Mahamu dan LSP Danau Toba, seluruh tim diharapkan semakin siap menghadapi persaingan serta perubahan kebutuhan konsumen dalam industri perhotelan. Sertifikasi kompetensi pun tidak diposisikan sekadar sebagai kegiatan administratif, melainkan bagian dari proses pengembangan kualitas tenaga kerja secara berkelanjutan.

Andi menegaskan, pengembangan kemampuan karyawan akan tetap menjadi perhatian manajemen pada masa mendatang. Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga standar pelayanan sekaligus menciptakan pengalaman menginap yang lebih baik bagi setiap tamu.

“Ke depan, komitmen terhadap pengembangan kualitas SDM akan terus dijaga demi menghadirkan pengalaman menginap yang nyaman, ramah, profesional, serta berstandar service excellence bagi setiap tamu,” pungkasnya.

Pelaksanaan uji kompetensi tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi Whiz Prime Hotel Balikpapan untuk terus memperkuat kualitas tenaga kerja dan pelayanan di tengah persaingan bisnis perhotelan, sebagaimana dilansir Koran Kaktim, Senin (31/08/2026). Dengan SDM yang semakin kompeten, hotel diharapkan mampu mempertahankan standar layanan sekaligus meningkatkan kepuasan dan kepercayaan tamu. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *