353 Jemaah Haji Asal Paser Resmi Berangkat ke Tanah Suci

Sebanyak 353 jemaah haji asal Paser diberangkatkan melalui Kloter 3 Balikpapan setelah menjalani rangkaian layanan terpadu di Embarkasi.

PASER – Sebanyak 353 jemaah haji asal Kabupaten Paser yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3 Balikpapan (BPN) resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kamis (30/04/2026), setelah menjalani seluruh rangkaian persiapan di Embarkasi Haji Balikpapan.

Pemberangkatan ini menjadi awal perjalanan ibadah haji bagi jemaah Paser yang sebelumnya telah mengikuti masa karantina serta proses pelayanan terpadu guna memastikan kesiapan fisik, administrasi, dan logistik sebelum keberangkatan.

Sehari sebelumnya, Rabu 29 April 2026, para jemaah menjalani layanan satu pintu (One Stop Service) di Aula Kedatangan Embarkasi. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan akhir oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK), pembagian akomodasi asrama, hingga penyerahan dokumen penting perjalanan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Paser Abdurrahman mengatakan seluruh tahapan pelayanan berjalan tertib dan terintegrasi untuk memastikan kesiapan jemaah.

“Seluruh proses kami pastikan berjalan sesuai prosedur, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pembagian dokumen, hingga kesiapan keberangkatan. Kami juga memberikan perhatian khusus kepada jemaah lansia agar tetap nyaman dan aman,” ujarnya.

Dalam proses tersebut, jemaah menerima sejumlah dokumen penting, seperti kartu identitas, paspor, serta Kartu Nusuk yang menjadi syarat akses ibadah di Arab Saudi. Selain itu, jemaah juga dibekali gelang identitas logam sebagai alat pengenal selama berada di Tanah Suci.

Kartu Nusuk berfungsi mengatur akses dan jadwal ibadah secara digital, termasuk kunjungan ke Raudhah di Masjid Nabawi. Sementara itu, gelang identitas memudahkan proses identifikasi jemaah selama pelaksanaan ibadah haji.

Selain dokumen, jemaah juga menerima uang saku (living cost) yang disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI), serta tambahan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim).

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) turut memberikan pendampingan khusus kepada jemaah lanjut usia dan pengguna kursi roda guna memastikan kelancaran proses keberangkatan.

Pada hari keberangkatan, jemaah yang mengenakan seragam batik biru memasuki area sterilisasi bandara secara tertib sebelum menaiki pesawat milik Garuda Indonesia yang telah disiapkan di landasan.

Keberangkatan Kloter 3 ini diharapkan berjalan lancar sehingga seluruh jemaah Paser dapat menjalankan ibadah haji dengan baik dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat. []

Penulis: Darwanti | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *