Peringati May Day, Kapolsek Mempawah Hilir dan Stakeholder Perkuat Sinergi Sektor Industri Demi Kantibmas
MEMPAWAH, PRUDENSI.COM-Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Mempawah tahun ini berlangsung khidmat dengan semangat kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pihak kepolisian, pengusaha, dan elemen pekerja.
Kapolsek Mempawah Hilir, Iptu Suhartadi, S.H., M.H., turut hadir bersama insan media untuk memantau sekaligus memastikan kondusifitas keamanan dalam momentum penguatan sinergi sektor industri ini.
Upaya memajukan industri di wilayah Mempawah kini semakin difokuskan pada penyelarasan pertumbuhan ekonomi dengan kesejahteraan buruh melalui komunikasi yang intensif antar seluruh pemangku kepentingan.
Dalam forum yang dihadiri jajaran Polsek Mempawah Hilir dan media tersebut, pihak Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja menyampaikan informasi krusial mengenai implementasi Permenaker Nomor 7 Tahun 2021.
Regulasi ini menjadi “kado” bagi para pekerja karena kembali membatasi sistem alih daya (outsourcing) hanya pada jenis pekerjaan tertentu, seperti: Kebersihan, Keamanan, Pengemudi, Kelistrikan
Pembatasan ini diharapkan memberikan kepastian status bagi pekerja agar tidak terjebak dalam status kontrak selamanya dan memiliki peluang lebih besar untuk diangkat menjadi karyawan tetap.
Kapolsek Mempawah Hilir, Iptu Suhartadi, S.H., M.H., menekankan bahwa terciptanya kondusifitas keamanan merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan investasi.
Sejalan dengan hal tersebut, perwakilan serikat buruh mengingatkan pentingnya perusahaan untuk memprioritaskan perekrutan warga setempat guna mencegah potensi konflik sosial.
“Perusahaan harus memberikan porsi bagi orang-orang terdekat di daerah tempat mereka berdiri. Jangan sampai perusahaan berdiri di wilayah tersebut, tapi pekerjanya justru dari tempat lain,” tegas salah satu perwakilan buruh.
Semangat kolaborasi ini dipertegas dengan slogan yang terpampang pada media luar ruang: “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”.
Pesan ini mengajak semua pihak, termasuk aparat keamanan dan media, untuk mengawal transparansi hak-hak pekerja, seperti upah lembur yang sesuai aturan.
Iptu Suhartadi mengapresiasi langkah dialogis ini sebagai cara terbaik menjaga stabilitas wilayah. Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan jaminan kesejahteraan demi terciptanya iklim industri yang sehat dan kondusif di Kabupaten Mempawah.(usm)
