LPK Hikari Probolinggo Perkuat Sinergi dengan Pesantren, Tawarkan Solusi Kerja ke Jepang Tanpa Biaya di Muka

PROBOLINGGO, PRUDENSI.COM-Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Hikari Sumut Cabang Probolinggo secara resmi mengukuhkan kemitraan strategis dengan sejumlah tokoh pesantren dan lembaga pendidikan formal pada Jumat (01/05/2026).

Langkah ini diambil untuk memperluas akses lapangan kerja bagi pemuda di wilayah Kabupaten Probolinggo yang ingin berkarir di luar negeri, khususnya Jepang.

Bertempat di kantor cabang sekaligus mes pelatihan tenaga kerja, agenda ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara lembaga pelatihan dengan institusi pendidikan berbasis agama dan formal dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten sekaligus berakhlak.

Manajer Marketing LPK Hikari Cabang Probolinggo, K.H., Mawardi Abdul Wahid, mengungkapkan bahwa kendala utama pemuda daerah untuk bekerja ke luar negeri adalah biaya. Menjawab tantangan tersebut, LPK Hikari menghadirkan skema dana talang penuh.

“Kami menyadari banyak anak muda di Probolinggo memiliki keinginan kuat untuk meningkatkan taraf ekonomi, namun terkendala biaya keberangkatan yang mencapai Rp57 juta. Melalui kemitraan dengan investor, LPK Hikari memberikan dana talang 100%,” ujar K. Mawardi.

Siswa hanya perlu menyiapkan biaya pendaftaran sebesar Rp500.000 dan dana komitmen sebesar Rp3 juta sebagai bentuk keseriusan mengikuti pelatihan. “Ini adalah komitmen kami untuk memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

LPK Hikari merupakan lembaga yang telah memiliki izin resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Sejak berdiri pada tahun 2006 di Medan, Sumatera Utara, lembaga ini kini memiliki 25 cabang di seluruh Indonesia dan telah memberangkatkan lebih dari 2.100 tenaga kerja ke Jepang.

Meski Cabang Probolinggo baru berusia lima bulan sejak berdiri pada Desember 2025, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya orang tua yang mulai mempercayakan putra-putrinya untuk mengikuti pelatihan intensif di mes yang telah disediakan.

Owner LPK Hikari Cabang Probolinggo, Luqman Nulhakim, S.E., menjelaskan bahwa bekerja di Jepang bukan sekadar mencari upah, melainkan membangun karir.

“Bagi lulusan SMA/SMK, mereka memiliki peluang untuk bekerja sambil kuliah online di perguruan tinggi yang bermitra dengan kami. Sehingga saat kontrak kerja selesai, mereka pulang membawa pengalaman kerja sekaligus ijazah sarjana untuk menempati posisi manajerial di kemudian hari,” jelas Luqman.

Beberapa poin keunggulan program LPK Hikari meliputi:

• Gaji Kompetitif: Rentang penghasilan antara Rp14 juta hingga Rp32 juta per bulan.

• Sektor Pekerjaan Variatif: Mulai dari perawat lansia (Kaigo), pertanian modern, hingga konstruksi dengan standar keamanan tinggi.

• Keamanan Hukum: Seluruh proses diikat melalui MOU resmi yang melibatkan investor dan lembaga untuk menjamin hak dan kewajiban pekerja.

Pendirian cabang di Probolinggo ini didasari atas rasa keprihatinan terhadap tingginya angka pengangguran produktif di daerah. Dengan adanya akses pelatihan lokal, calon tenaga kerja tidak perlu lagi keluar kota seperti Surabaya, Jakarta atau Brebes untuk mendapatkan pelatihan bahasa dan kultur Jepang.

“Harapan kami, program ini mampu mengubah nasib keluarga di Probolinggo. Sudah banyak contoh nyata pekerja yang mampu memberangkatkan orang tua umrah dari hasil kerja keras mereka di Jepang,” tutup K. Mawardi. (mis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *