DPUTR Paser Sertifikasi Perangkat Desa, Dorong Kualitas Pembangunan Jalan
Pelatihan dan sertifikasi konstruksi digelar untuk meningkatkan kompetensi perangkat desa dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan jalan.
PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Paser menggelar pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi bagi perangkat desa guna meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur jalan. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (01/04/2026), di Kyriad Hotel Sadurengas, Paser.
Sebanyak 48 peserta dari Kecamatan Tanjung Harapan, Batu Engau, dan Muara Samu mengikuti pelatihan jabatan kerja Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan Level 4 Jenjang 4. Program ini dibuka oleh Sekretariat Daerah (Setda) Paser sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa.
Sekretaris DPUTR Paser, Usma, mengatakan pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan di lapangan, khususnya dalam aspek perencanaan pembangunan dan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Kami berharap perangkat desa memiliki kompetensi mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan. Dengan begitu, hasil pembangunan bisa lebih berkualitas,” ujar Usma.
Ia menambahkan, peningkatan kapasitas aparatur desa menjadi faktor kunci dalam memastikan penggunaan anggaran, terutama Alokasi Dana Desa (ADD), berjalan efektif dan tepat sasaran.
Pejabat Fungsional Pengguna Jasa Konstruksi Muda, Auniyah, menegaskan bahwa setiap pekerjaan konstruksi wajib ditangani oleh tenaga bersertifikat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Ini penting untuk meminimalkan risiko kegagalan konstruksi serta mencegah potensi penyimpangan anggaran,” katanya.
Menurutnya, fokus pelatihan pada pekerjaan jalan dipilih karena merupakan kegiatan yang paling sering dilaksanakan di desa. Namun demikian, prinsip dasar yang diberikan dalam pelatihan ini dapat diterapkan pada berbagai jenis pekerjaan konstruksi lainnya.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi teori dan praktik. Pada akhir kegiatan, peserta akan mengikuti uji kompetensi yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi dan Sertifikasi Mandiri (LP3SM) Samarinda.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta camat dan kepala desa terkait.
Melalui program ini, Pemkab Paser menargetkan peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur desa yang lebih terencana, akuntabel, dan berkelanjutan. []
Penulis: Darwanti | Penyunting: Aulia Setyaningrum
