Literasi Keuangan dan AI Jadi Fokus Pembinaan 300 UMKM di Tangerang

TANGERANG – Penguatan literasi keuangan dan pemanfaatan kecerdasan buatan menjadi fokus pembinaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Workshop UMKM 2026 yang digelar Sinar Mas Land di BSD City. Program ini diarahkan untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha menghadapi perubahan bisnis digital yang semakin dinamis.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program corporate social responsibility (CSR) itu berlangsung di Auditorium Green Office Park 9, BSD City, Kabupten Tangerang, Rabu (20/05/2026). Sebanyak 300 peserta terlibat, terdiri atas UMKM binaan SML UMKM Centre, komunitas UMKM disabilitas, mahasiswa program Youthpreneur, hingga berbagai unit usaha di bawah pilar bisnis Sinar Mas.

Workshop tersebut menitikberatkan pada penguatan pengelolaan keuangan usaha, strategi promosi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha. Selain edukasi, kegiatan itu juga menjadi ruang diskusi antara peserta dan sejumlah lembaga pembiayaan.

Managing Director President Office (MDPO) Sinar Mas Land, Dony Martadisata, mengatakan transformasi digital harus menjadi bagian dari strategi pengembangan UMKM agar tetap kompetitif.

“UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi nasional. Melalui Workshop UMKM 2026 ini, Sinar Mas Land berupaya memperkuat kapasitas para pelaku usaha agar lebih siap menghadapi tantangan bisnis modern melalui peningkatan literasi keuangan, perluasan akses pembiayaan, serta optimalisasi teknologi digital berbasis AI. Hal ini sejalan dengan transformasi yang juga diterapkan perusahaan dalam pengembangan produk dan layanan, kami melihat AI bukan lagi sekadar tren, melainkan solusi nyata untuk meningkatkan efisiensi, memperluas jangkauan pasar, dan menciptakan peluang usaha baru. Kami berharap para pelaku UMKM dapat mulai mengadopsi teknologi AI secara adaptif sehingga mampu meningkatkan daya saing usaha dan mengembangkan bisnis secara lebih inovatif dan berkelanjutan,” terang Dony Martadisata, sebagaimana dilansir Pasardana, Sabtu, (23/05/2026).

SML UMKM Centre menyelenggarakan agenda tersebut sebagai bagian dari pembinaan rutin untuk meningkatkan kemampuan usaha pelaku UMKM agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat pengelolaan keuangan yang sehat di tengah tantangan pasar digital.

Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh materi aplikatif mulai dari pengelolaan keuangan usaha melalui sesi Cerdas Financial, promosi digital berbasis AI, hingga informasi akses pembiayaan dari lembaga keuangan.

Kegiatan itu juga menjadi sarana sosialisasi Program Pelatihan UMKM Batch 6 dan Program Youthpreneur Batch 2 yang disiapkan untuk mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang lebih kreatif dan kompetitif.

Sinar Mas Land turut menghadirkan sesi diskusi interaktif bersama mitra pembiayaan dan perbankan, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Syariah Indonesia (BSI), Pegadaian, serta Sumber Rizki. Melalui forum tersebut, peserta mendapat gambaran mengenai akses permodalan, produk pembiayaan usaha, dan peluang ekspansi bisnis yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pertumbuhan UMKM binaan. []

Penulis: Harry | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *