Bazar UMKM Mamuju Buka Akses Pasar bagi Produk Lokal
MAMUJU – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Mamuju mendapat ruang untuk memperluas pemasaran produk melalui Bazar UMKM yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat (Sulbar) pada 12-13 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Pengayoman ke-81 sekaligus sarana mempertemukan produk lokal dengan konsumen secara langsung.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulbar Saefur Rochim mengatakan penyelenggaraan bazar diarahkan untuk memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM memperkenalkan produk unggulan sekaligus menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan bertemu langsung dengan masyarakat, pelaku usaha diharapkan dapat memperoleh peluang pemasaran baru.
“Bazar UMKM ini kami hadirkan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha di Mamuju. Kami ingin memberikan ruang bagi mereka untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus memperluas akses pemasaran,” kata Saefur Rochim di Mamuju, Selasa (11/08/2026).
Menurut Saefur, kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pengayoman ke-81, tetapi juga memiliki manfaat ekonomi bagi pelaku usaha. Bazar dirancang agar masyarakat dapat mengenal sekaligus membeli produk yang dihasilkan UMKM setempat.
“Pelaksanaan bazar UMKM menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hari Pengayoman ke-81 yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka kepada masyarakat,” ujar Saefur Rochim.
Kehadiran masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam upaya memperkuat pemasaran produk lokal. Semakin banyak masyarakat mengenal dan menggunakan produk UMKM, semakin besar pula peluang pelaku usaha mempertahankan kegiatan produksi dan mengembangkan usahanya.
“UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, kegiatan seperti ini perlu terus didorong agar produk lokal semakin dikenal, memiliki daya saing, dan mampu berkembang ke pasar yang lebih luas,” ujar Saefur Rochim.
Penyelenggaraan bazar tersebut sebagaimana diberitakan Antara, Selasa, (11/08/2026), sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan UMKM dapat dipadukan dengan agenda kelembagaan pemerintah. Pendekatan tersebut memberikan manfaat ganda, yakni memeriahkan peringatan Hari Pengayoman sekaligus membuka ruang promosi bagi produk usaha lokal.
Saefur mengajak masyarakat Mamuju memanfaatkan kegiatan tersebut dengan hadir dan berbelanja produk UMKM yang dipamerkan. Dukungan konsumen dinilai menjadi bagian penting dalam membantu produk lokal memperoleh pasar dan berkembang secara berkelanjutan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Mamuju untuk datang dan meramaikan Bazar UMKM ini. Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Pengayoman ke-81, kehadiran masyarakat juga merupakan bentuk dukungan nyata terhadap para pelaku UMKM lokal,” kata Saefur Rochim. []
Redaksi01
