Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Danantara Housing Expo 2026
JAKARTA – Danantara Housing Expo 2026 disiapkan bukan sekadar sebagai pameran properti, tetapi sebagai wadah yang mempertemukan pengembang, lembaga pembiayaan, pemerintah daerah, dan calon pembeli dalam satu ekosistem perumahan. Pameran yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK), 27-30 Agustus 2026, itu juga akan menawarkan skema pembiayaan baru dan sejumlah insentif untuk mendorong transaksi hunian.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan penyelenggara akan menyatukan berbagai produk perumahan dan skema pembiayaan dalam satu ajang. Langkah tersebut diharapkan mempermudah masyarakat yang ingin memperoleh rumah sekaligus memperluas akses terhadap pilihan pembiayaan.
“Di dalam pameran ini tentu saja tidak hanya rumah. ekosistemnya semua terlibat, termasuk juga bentuk pembiayaan baru yang kita berikan kepada seluruh calon-calon customer nanti yang akan membeli rumah di dalam event tersebut,” kata Dony Oskaria, sebagaimana dilansir Investor Daily, Selasa, (11/08/2026).
Menurut Dony, pameran tersebut akan menghadirkan banyak produk dan pengembang sehingga calon pembeli memiliki lebih banyak pilihan. Penyelenggara juga menyiapkan standardisasi pembiayaan serta paket insentif untuk membuat proses transaksi selama pameran lebih mudah.
“Yang pertama tentu bahwa jumlah produknya banyak, jumlah developernya banyak, dan juga bentuk pembiayaan nanti yang kita seragamkan dan juga ada insentif-insentif yang kita berikan,” kata Dony Oskaria.
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan tersebut juga telah dijadwalkan. Menurut Dony, kehadiran Kepala Negara menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam menyediakan 3 juta rumah bagi masyarakat Indonesia.
“Insyaallah Bapak Presiden (Prabowo Subianto) akan hadir di Danantara Housing Expo, karena ini bagian dari program pemerintah untuk menyediakan rumah 3 juta kepada masyarakat Indonesia,” kata Dony Oskaria.
Pameran tersebut juga mendapat dukungan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menilai kolaborasi berbagai unsur dalam ekosistem perumahan dapat membantu mempercepat pelaksanaan program perumahan pemerintah.
“Barusan kami diundang, Pak Dony luar biasa inisiatifnya akan mengadakan pameran perumahan ya di NICE PIK akhir bulan ini dengan melibatkan semua ekosistem,” kata Maruarar Sirait.
Sejumlah pengembang yang sebelumnya terlibat dalam akad massal rumah subsidi bersama Presiden juga dijadwalkan berpartisipasi. Pesona Kahuripan Group, PT Kawah Anugrah Properti, dan PT Dwiwahana Delta Megah termasuk pengembang yang disebut akan mengikuti kegiatan tersebut.
Selain transaksi hunian, agenda pameran juga akan memuat promosi program gentengisasi daerah. Pemerintah mendorong keterlibatan pemerintah daerah dalam program tersebut, termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka.
“Kemudian juga kita akan mengisi dengan saran Presiden untuk gentengisasi. Tadi kami sudah undang Bupati Majalengka, kami juga akan undang pemda lain supaya arah gentengisasi itu bisa jalan dengan baik dan dipromosikan dengan baik,” kata Maruarar Sirait.
Program tersebut turut membuka peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk masuk dalam rantai pasok industri genteng. Namun, Maruarar menekankan produk yang dihasilkan pelaku usaha harus memenuhi standar agar dapat digunakan dalam pembangunan perumahan.
“Sebaliknya UMKM juga kualitasnya harus bagus dengan ada standarisasi sehingga yang memakai (produk genteng) juga merasa nyaman,” kata Maruarar Sirait.
Dengan mempertemukan pengembang, pembiayaan, pemerintah, UMKM, dan calon pembeli, Danantara Housing Expo 2026 diharapkan tidak hanya meningkatkan aktivitas transaksi properti, tetapi juga memperkuat rantai pasok serta memperluas akses masyarakat terhadap hunian. Agenda tersebut sekaligus menjadi salah satu sarana untuk mendukung percepatan penyediaan 3 juta rumah. []
Redaksi01
