Festival Bazar Kemendagri Libatkan 57 UMKM dari Berbagai Daerah

JAKARTA – Sebanyak 57 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai daerah mendapat ruang untuk memasarkan produk dalam Festival Bazar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang berlangsung pada 12-14 Agustus 2026. Selain menjadi ajang promosi produk, kegiatan di Plaza Gedung A Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, tersebut dirancang sebagai ruang pemberdayaan, edukasi, pelayanan publik, dan penguatan kecintaan terhadap produk dalam negeri.

Festival yang digelar Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-81 Kemendagri.

Puluhan tenant UMKM yang berpartisipasi menawarkan beragam produk, mulai dari makanan dan minuman, fesyen, kerajinan, kebutuhan rumah tangga, hingga produk kreatif lainnya. Produk dari sejumlah perwakilan pemerintah provinsi juga turut dipamerkan dalam kegiatan tersebut.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendagri Yane Bima Arya saat membuka festival membacakan sambutan Pembina DWP Kemendagri Tri Tito Karnavian. Dalam sambutan tersebut, peran UMKM ditempatkan tidak hanya sebagai penggerak kegiatan ekonomi, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan ekonomi keluarga dan pelestarian potensi daerah.

“UMKM bukan hanya penggerak roda ekonomi, melainkan juga wadah kreativitas, pelestarian warisan kebudayaan daerah, serta benteng ketahanan ekonomi keluarga,” ujar Yane dalam keterangan tertulis, Rabu (12/08/2026).

Tri Tito juga menekankan peran DWP dalam pemberdayaan keluarga dan penguatan ekonomi masyarakat. Organisasi tersebut didorong untuk turut mengampanyekan kecintaan terhadap produk dalam negeri sekaligus membantu mengembangkan potensi ekonomi masyarakat di daerah.

“DWP berdaya, UMKM maju, Kementerian Dalam Negeri solid, Indonesia kuat,” katanya.

Selain membuka kegiatan, Yane menjadi pembicara dalam talkshow bertajuk Work Life Harmony: Menyelaraskan antara Pekerjaan, Keluarga, dan Diri Sendiri. Sesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian edukasi yang ditujukan untuk memperluas wawasan serta meningkatkan kapasitas keluarga besar Kemendagri dan masyarakat.

Agenda festival tidak berhenti pada transaksi jual beli produk UMKM. Penyelenggara juga menghadirkan Talkshow Pemberdayaan dan Pelestarian Lingkungan ASRI bersama Pandawara Group untuk memberikan edukasi mengenai lingkungan.

Pelayanan publik turut menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Masyarakat dapat memperoleh sosialisasi layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) DKI Jakarta.

Selain itu, tersedia pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil serta sosialisasi mitigasi kebencanaan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

Sebagaimana diberitakan Detik, Rabu, (12/08/2026), rangkaian Festival Bazar Kemendagri tersebut diarahkan untuk mempertemukan fungsi promosi UMKM dengan agenda pemberdayaan, edukasi, dan pelayanan kepada masyarakat.

Kehadiran UMKM dari berbagai daerah juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal lebih banyak produk yang dihasilkan pelaku usaha di tingkat daerah. Bagi peserta, festival menjadi ruang untuk memperkenalkan produk secara langsung sekaligus memperluas peluang pasar.

Di sisi lain, keterlibatan sejumlah unit layanan publik membuat festival memiliki cakupan kegiatan yang lebih luas dibandingkan bazar pada umumnya. Masyarakat tidak hanya datang untuk membeli produk, tetapi juga dapat memperoleh informasi dan layanan yang berkaitan dengan administrasi kependudukan, kebencanaan, serta keselamatan.

Penyelenggaraan hingga 14 Agustus 2026 diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemberdayaan UMKM, penguatan keluarga, promosi produk dalam negeri, dan pelayanan masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan di lingkungan Kemendagri serta memperkenalkan potensi ekonomi daerah melalui produk yang dihasilkan pelaku UMKM. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *