PLN Jadwalkan Pemadaman di Semarang, Undip Ikut Terdampak

SEMARANG – Aktivitas di kawasan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang berpotensi terganggu pemadaman listrik sementara pada Jumat (14/08/2026) karena PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) menjadwalkan pemeliharaan jaringan dan perabasan pohon. Penghentian pasokan listrik direncanakan berlangsung selama tiga jam, mulai pukul 13.00 hingga 16.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Pemadaman tersebut berada di bawah pelayanan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Semarang melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Semarang Selatan. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kondisi jaringan serta mendukung keamanan dan keandalan pasokan listrik bagi pelanggan.

Informasi mengenai rencana pemadaman tersebut sebagaimana diberitakan Tribuntrends, Jumat, (14/08/2026) , mencantumkan kawasan kampus Undip sebagai salah satu wilayah yang terdampak. Karena berlangsung pada jam aktivitas siang hingga sore, mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, pelaku usaha, dan warga di sekitar lokasi perlu mengantisipasi penghentian pasokan listrik tersebut.

Sejumlah fasilitas pendidikan yang masuk dalam cakupan pemadaman antara lain Fakultas Peternakan dan Perikanan, Fakultas Kelautan, Fakultas Keperawatan, Fakultas Gizi, dan Fakultas Kedokteran. Selain kawasan kampus, wilayah Jalan Jurang Belimbing, Jalan Lingkar Utara Undip, serta area di sekitarnya juga tercantum sebagai lokasi yang berpotensi terdampak.

Pemeliharaan jaringan menjadi alasan utama penghentian aliran listrik sementara. Dalam pekerjaan tersebut, PLN juga melakukan perabasan pohon yang dinilai diperlukan apabila terdapat pepohonan atau ranting yang berada terlalu dekat dengan jaringan listrik.

Penghentian pasokan dilakukan selama petugas bekerja untuk mendukung aspek keselamatan di lapangan. Setelah pekerjaan selesai, pasokan listrik dapat kembali dialirkan kepada pelanggan di wilayah terdampak.

PLN menetapkan rentang waktu 13.00-16.00 WIB sebagai jadwal pekerjaan. Namun, waktu tersebut tidak bersifat mutlak karena kondisi di lapangan dapat memengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Apabila pekerjaan selesai lebih cepat, listrik berpotensi kembali menyala sebelum pukul 16.00 WIB.

Sebaliknya, apabila petugas menemukan kendala teknis atau kondisi lain selama pekerjaan berlangsung, waktu pelaksanaan dapat mengalami penyesuaian. Oleh karena itu, pelanggan di kawasan terdampak tetap perlu menyiapkan kebutuhan listrik selama rentang waktu yang telah diumumkan.

Bagi aktivitas perkuliahan, pelayanan administrasi kampus, kegiatan usaha, maupun kebutuhan rumah tangga di sekitar lokasi, persiapan dapat dilakukan sebelum pukul 13.00 WIB. Langkah tersebut penting untuk mengurangi dampak terhadap kegiatan masyarakat selama pemeliharaan jaringan berlangsung. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *