Libur Kemerdekaan Dongkrak Okupansi Hotel Ancol Nyaris 100 Persen
JAKARTA – Libur panjang memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 15-17 Agustus 2026 mendorong lonjakan permintaan kamar hotel di kawasan Ancol. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) mencatat tingkat hunian hotel dan resor hampir menyentuh 100 persen, jauh di atas kondisi normal yang berada di kisaran 40-50 persen.
Lonjakan paling tinggi terjadi di Putri Duyung Ancol. Pemesanan kamar untuk 16 Agustus 2026 bahkan telah mencapai kapasitas penuh, sedangkan permintaan untuk 15 dan 17 Agustus juga meningkat dibandingkan hari libur biasa.
Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, mengatakan tingginya permintaan tersebut menunjukkan masyarakat memanfaatkan libur panjang untuk bepergian sekaligus menginap di kawasan wisata.
“Angka bookingan untuk tanggal 16 Agustus sudah full book. Sedangkan tanggal 15 dan 17 Agustus menunjukkan peningkatan dibanding hari libur biasanya,” ujar Daniel kepada Kontan, sebagaimana dilansir Kontan, Kamis, (13/08/2026).
Menurut Daniel, perbedaan tingkat hunian antara hari biasa dan periode libur panjang cukup signifikan. Pada hari biasa, okupansi hotel berada di kisaran 40-50 persen, sedangkan pada periode libur Kemerdekaan tingkat hunian diperkirakan mendekati kapasitas penuh.
“Kontribusi di periode long weekend ini sangat besar. Di hari biasa okupansi biasanya hanya 40%-50%, tapi di long weekend ini okupansi meningkat hampir 100%,” katanya.
Kinerja tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa momentum libur nasional masih memberikan dampak besar terhadap bisnis akomodasi wisata. Bagi pengelola hotel dan resor, peningkatan tingkat hunian pada periode tertentu dapat menjadi penopang pendapatan sekaligus memperkuat prospek bisnis hingga akhir tahun.
Namun, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk tidak hanya mengandalkan lonjakan wisatawan saat libur panjang. Perusahaan juga membidik permintaan dari sektor Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) sebagai sumber pertumbuhan bisnis hotel pada semester II 2026.
Daniel menyebut permintaan untuk kegiatan MICE di Putri Duyung Ancol mulai menunjukkan tren positif untuk periode September hingga Desember 2026. Kondisi tersebut membuat perusahaan melihat peluang pertumbuhan bisnis yang tidak semata-mata bergantung pada musim liburan.
“Perusahaan melihat prospek bisnis hotel/resort di semester II masih positif sampai akhir tahun 2026. Hal ini ditandai dengan permintaan booking, khususnya untuk kegiatan MICE, yang cukup tinggi,” jelasnya.
Dengan tingginya pemesanan kamar pada Agustus dan meningkatnya permintaan kegiatan MICE hingga akhir tahun, perusahaan optimistis bisnis hotel dan resor tetap memiliki ruang ekspansi. Tren tersebut sekaligus menunjukkan bahwa permintaan akomodasi dapat terus terjaga setelah periode libur panjang berakhir. []
Redaksi01
