43 Tower Rusun ASN IKN Rampung, Fasilitasnya Lengkap

PENAJAM PASER UTARA – Sebanyak 43 dari total 47 menara Rumah Susun (Rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim), telah rampung hingga semester I 2026. Kelengkapan fasilitas di dalam unit hunian tersebut dinilai Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mampu menunjang kebutuhan penghuni untuk tinggal dalam jangka panjang.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono mengatakan Rusun ASN tidak sekadar disiapkan sebagai tempat tinggal bagi aparatur, tetapi juga dirancang dengan berbagai fasilitas penunjang kenyamanan.

Penilaian tersebut disampaikan Basuki setelah awak media yang meliput rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) di IKN diarahkan untuk bermalam di Rusun ASN.

“Ini (awak media) di Rusun, kan? Rusun itu lebih baik dari Swissotel. Menurut saya lebih fresh,” ungkap Basuki dalam media briefing di Kantor OIKN, Penajam Paser Utara, Kaltim, Jumat (14/08/2026).

Sebagaimana diberitakan TribunKaltim, Jumat (14/08/2026), fasilitas di setiap unit menjadi salah satu faktor yang membuat Basuki menilai Rusun ASN memiliki tingkat kenyamanan tinggi.

Dalam penjelasannya, setiap unit Rusun ASN memiliki tiga kamar tidur dan dua kamar mandi. Hunian tersebut juga dilengkapi tiga pendingin ruangan atau air conditioner (AC) untuk mendukung kenyamanan penghuni.

Selain fasilitas kamar dan pendingin ruangan, unit Rusun ASN dilengkapi mesin cuci serta sistem penyediaan air yang menurut Basuki dapat digunakan untuk kebutuhan konsumsi setelah memenuhi standar pengolahan dan kelayakan.

“Jadi itu portable water. Jadi bisa diminum air kerannya. Jadi air panas, dingin, AC, semua ada,” pungkasnya.

Istilah portable water yang disampaikan Basuki merujuk pada air yang dapat digunakan secara langsung melalui keran, termasuk untuk diminum, setelah memenuhi standar pengolahan dan kelayakan air.

Dengan kelengkapan tersebut, Rusun ASN diposisikan sebagai hunian yang siap digunakan oleh aparatur yang akan menjalankan aktivitas pemerintahan di kawasan IKN. Keberadaan fasilitas di dalam unit juga menjadi bagian dari upaya menyediakan lingkungan tinggal yang mendukung kebutuhan penghuni.

Data OIKN mencatat terdapat 47 menara Rusun ASN yang dibangun di kawasan IKN. Hingga semester I 2026, 43 menara di antaranya telah rampung, sedangkan pembangunan menara lainnya masih menjadi bagian dari pengembangan fasilitas hunian di kawasan tersebut.

Kehadiran Rusun ASN menjadi salah satu komponen pendukung pembangunan IKN karena kebutuhan tempat tinggal merupakan bagian penting dalam kesiapan kawasan sebagai pusat pemerintahan. Fasilitas hunian yang telah selesai dibangun diharapkan dapat menunjang perpindahan dan aktivitas aparatur secara bertahap.

Selain Rusun ASN, kawasan IKN juga memiliki fasilitas akomodasi komersial, salah satunya Swissotel Nusantara. Hotel tersebut dibangun melalui investasi Konsorsium Nusantara yang dipimpin Aguan atau Sugianto Kusuma.

Konsorsium Nusantara terdiri atas sejumlah perusahaan nasional, di antaranya Agung Sedayu Group, Salim Group, Sinarmas, Pulau Intan, Djarum, Wings Group, Adaro, Barito Pacific, Mulia Group, Kawan Lama, dan Alfamart.

Dengan 43 menara yang telah rampung, pembangunan Rusun ASN menunjukkan perkembangan fasilitas hunian di IKN. Kelengkapan unit yang disebut OIKN juga menjadi bagian dari kesiapan kawasan dalam mendukung kebutuhan aparatur dan aktivitas pemerintahan di masa mendatang. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *