Jadwal Penyeberangan Sabang-Banda Aceh dan Tarif Lengkap

SABANG – Mobilitas masyarakat antara Sabang dan Banda Aceh pada Senin (24/08/2026) akan dilayani dua kapal feri, yakni Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Aceh Hebat 2 dan KMP BRR. Layanan penyeberangan melalui Pelabuhan Balohan Sabang dan Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh ini menjadi pilihan bagi penumpang sekaligus pengguna kendaraan yang hendak menyeberang antarkedua wilayah.

Berbeda dengan kapal cepat yang hanya melayani penumpang, kapal roll-on roll-off (RoRo) tersebut juga dapat mengangkut kendaraan. Waktu perjalanan menggunakan kapal feri dari Sabang menuju Banda Aceh maupun arah sebaliknya diperkirakan sekitar dua jam.

General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh Andre Setiawan menyampaikan jadwal layanan KMP Aceh Hebat 2 untuk rute Sabang-Banda Aceh dan sebaliknya pada Senin (24/08/2026). Informasi tersebut sebagaimana diberitakan Radio Republik Indonesia (RRI), Senin (24/08/2026).

Dari Pelabuhan Balohan Sabang menuju Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, KMP Aceh Hebat 2 dijadwalkan berangkat dua kali, yakni pukul 11.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) dan pukul 17.00 WIB.

Sementara itu, perjalanan dari Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh menuju Pelabuhan Balohan Sabang juga tersedia dua keberangkatan KMP Aceh Hebat 2, yaitu pukul 08.00 WIB dan pukul 14.00 WIB.

Jadwal tersebut menjadi acuan bagi masyarakat yang merencanakan perjalanan menggunakan kapal feri. Penumpang disarankan memperhitungkan waktu kedatangan di pelabuhan karena jadwal dapat menyesuaikan kondisi operasional dan situasi perairan.

Selain KMP Aceh Hebat 2, KMP BRR juga menjadi kapal yang melayani lintasan penyeberangan Sabang-Banda Aceh. Kedua kapal tersebut digunakan untuk mendukung layanan angkutan penumpang dan kendaraan pada lintasan tersebut.

Namun, waktu keberangkatan dan penyeberangan tidak bersifat mutlak. Kondisi cuaca di perairan Sabang-Banda Aceh dapat memengaruhi jadwal perjalanan. Karena itu, perubahan waktu keberangkatan dapat dilakukan apabila kondisi di lapangan tidak memungkinkan kapal beroperasi sesuai jadwal.

Saat terjadi peningkatan jumlah penumpang atau kendaraan, layanan penyeberangan Sabang-Banda Aceh pulang-pergi juga dapat diperkuat dengan pengoperasian KMP Papuyu. Langkah tersebut menjadi salah satu opsi untuk menyesuaikan kapasitas angkutan dengan kebutuhan masyarakat.

Dari sisi tarif, penumpang ekonomi dewasa dikenakan biaya Rp35.000 per orang, sedangkan tarif bayi sebesar Rp4.200. Untuk layanan VIP, tiket anak dibanderol Rp46.000 dan tiket dewasa Rp58.000 per orang.

Pengguna kendaraan roda dua dikenakan tarif Rp68.000 per unit. Tarif tersebut sudah termasuk tiket pengendaranya. Sementara itu, kendaraan mobil dikenakan tarif Rp457.000 per unit yang sudah mencakup lima orang penumpang.

Adapun kendaraan bus dikenakan tarif Rp985.000 per unit, termasuk tiket untuk 16 penumpang. Struktur tarif tersebut memberikan pilihan bagi masyarakat yang ingin membawa kendaraan pribadi saat melakukan perjalanan antara Sabang dan Banda Aceh.

Dengan tersedianya layanan kapal feri dan opsi penambahan kapal saat terjadi lonjakan penumpang, konektivitas kedua wilayah diharapkan tetap terjaga. Masyarakat yang hendak menyeberang pada Senin juga perlu memperhatikan jadwal keberangkatan serta perkembangan kondisi cuaca sebelum menuju pelabuhan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *