Bank Kalbar Dorong Potensi Wisata dan UMKM Temajuk Sambas
Gubernur Kalbar H. Ria Norsan dalam kegiatan Gema Membangun Desa yang digelar di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, pada 13–14 Juni 2026.
SAMBAS – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan kawasan perbatasan melalui partisipasi pada kegiatan Gema Membangun Desa yang digelar di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, pada 13–14 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi upaya bersama untuk memperkuat kemandirian desa sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi lokal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program Gema Membangun Desa merupakan inisiatif Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Barat yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Dalam kegiatan tersebut, Bank Kalbar hadir bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat beserta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).
Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Hj. Erlina Ria Norsan, serta Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan dan pengembangan potensi Desa Temajuk sebagai salah satu desa perbatasan unggulan di Kalimantan Barat.
Desa Temajuk dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena telah berstatus Desa Mandiri dengan skor Indeks Desa mencapai 85,83 berdasarkan data Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tahun 2025.
Melalui kegiatan ini, berbagai potensi unggulan desa seperti wisata bahari, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), homestay, serta kuliner lokal didorong agar mampu berkembang lebih optimal dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat. Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, Bank Kalbar juga menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Masjid Wahdatul Ummah, Masjid Jamik, dan Masjid Ni’matullah.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat setempat.Peta Selain itu, Bank Kalbar turut mendorong percepatan transformasi layanan keuangan melalui pengembangan transaksi non-tunai serta memberikan edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan keuangan di wilayah perbatasan sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan dasar dan tata kelola desa.
Direktur Utama Bank Kalbar menegaskan bahwa kehadiran Bank Kalbar dalam kegiatan ini merupakan wujud peran aktif perusahaan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun desa-desa di wilayah perbatasan. Baca Juga: Kemendes: Masih Ada 9.366 Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal “Bank Kalbar hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan daerah, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang mendukung kemajuan desa. Kami berharap berbagai program yang dilaksanakan dapat mempercepat terwujudnya Desa Temajuk yang mandiri, berdaya saing, dan semakin sejahtera,” ujarnya.(*)
