BP Tapera Perluas Akses Rumah Subsidi hingga Pedesaan Lewat Akad Massal 62.000 KPR
JAKARTA – Rencana pelaksanaan akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang akan digelar di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), pada 30 Juli 2026 menjadi upaya Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) untuk memperluas akses kepemilikan rumah subsidi hingga wilayah pedesaan. Kegiatan yang juga dirangkai dengan serah terima kunci rumah subsidi tersebut ditargetkan melibatkan 62.000 calon debitur dari berbagai daerah di Indonesia.
Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan lokasi penyelenggaraan dipilih di kawasan perumahan yang berada di wilayah pedesaan sebagai bentuk komitmen agar program FLPP tidak hanya berpusat di kawasan perkotaan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/07/2026), sebagaimana diberitakan Antara, Jumat (24/07/2026).
“Ini semakin menunjukkan FLPP ini inklusif, menjangkau bukan hanya kawasan perkotaan tapi ini juga sampai pedesaan,” ujar Heru Pudyo Nugroho.
Menurut Heru, kawasan perumahan yang dipilih sebagai lokasi acara memiliki posisi yang dinilai strategis serta dikembangkan di luar lahan persawahan sehingga mendukung pengembangan kawasan hunian yang layak.
“Lokasi perumahannya juga sangat strategis, sangat bagus dan itu bukan lahan persawahan,” katanya.
Selain menjadi simbol pemerataan akses pembiayaan perumahan, kegiatan tersebut juga menjadi kelanjutan dari akad massal yang sebelumnya telah dilaksanakan BP Tapera. Pada 29 September 2025, akad massal digelar di Cileungsi, Jawa Barat dengan 26.000 unit, kemudian dilanjutkan di Serang, Banten, pada 20 Desember 2025 dengan total 50.030 unit.
Pada penyelenggaraan kali ini, skala kegiatan diperluas melalui konsep akad massal yang dipadukan dengan serah terima kunci sebanyak 62.000 KPR rumah subsidi serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar.
Acara dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Batang, Jateng, pada 30 Juli 2026 dan direncanakan dihadiri Presiden Republik Indonesia (RI).
BP Tapera mencatat sebanyak 62.000 calon debitur KPR Sejahtera FLPP akan mengikuti akad yang tersebar di lebih dari 100 titik di 36 provinsi dengan dukungan 36 bank penyalur mitra kerja. Dari jumlah tersebut, sebanyak 200 calon debitur akan hadir langsung di lokasi utama di Batang untuk melaksanakan akad, sedangkan 61.800 calon debitur lainnya mengikuti prosesi secara daring. Program ini diharapkan semakin memperluas pemerataan akses pembiayaan rumah subsidi bagi masyarakat di berbagai daerah, termasuk kawasan pedesaan. []
Redaksi01
