Bupati Kukar Dukung Klinik Utama Muhammadiyah Jadi RS Ibu dan Anak

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Klinik Utama PKU Muhammadiyah di Jalan Udang, Kelurahan Timbau, Tenggarong, Sabtu (19/09/2026).

Dibangun di atas lahan hibah seluas sekitar 4.800 meter persegi di Tenggarong, Klinik Utama PKU Muhammadiyah direncanakan berkembang menjadi rumah sakit yang berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak.

ADVERTORIAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mendukung pembangunan Klinik Utama Pembina Kesejahteraan Umat (PKU) Muhammadiyah di Jalan Udang, Kelurahan Timbau, Tenggarong. Fasilitas kesehatan yang mulai dibangun Sabtu (19/09/2026) itu direncanakan berkembang menjadi rumah sakit (RS) dengan pelayanan khusus kesehatan ibu dan anak.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan dukungan tersebut saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Klinik Utama PKU Muhammadiyah. Menurutnya, pembangunan klinik menjadi tahap awal pengembangan fasilitas kesehatan yang nantinya diarahkan menjadi RS dengan layanan lebih spesifik.

“Klinik utama ini nantinya direncanakan untuk dilanjutkan menjadi rumah sakit. Rencananya lebih spesifik rumah sakit ibu dan anak,” ujar Aulia.

Klinik Utama PKU Muhammadiyah dibangun di atas lahan seluas sekitar 4.800 meter persegi. Lahan tersebut berasal dari hibah Setia Budi kepada Persyarikatan Muhammadiyah.

Aulia menilai keberadaan fasilitas kesehatan tersebut akan menambah sekaligus melengkapi layanan kesehatan yang tersedia bagi masyarakat Kukar.

“Kami dari Pemkab Kukar menyambut baik dan memberikan dukungan penuh atas dibangunnya klinik utama ini karena ini melengkapi fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Kukar,” katanya.

Pemkab Kukar berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga fasilitas tersebut segera dapat digunakan untuk melayani masyarakat.

“Kita berharap pembangunannya bisa cepat rampung sesuai dengan rencana sehingga masyarakat bisa memanfaatkan layanan kesehatan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kukar Yamin Hadi Firmadi mengatakan pembangunan Klinik Utama PKU Muhammadiyah merupakan cita-cita yang telah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Rencana tersebut mulai diwujudkan setelah Muhammadiyah memperoleh hibah lahan dari Setia Budi.

Menurut Yamin, pembangunan klinik merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, selain melalui bidang pendidikan dan ekonomi.

“Tanah ini berasal dari hibah Bapak Setia Budi yang sudah beberapa tahun lalu. Alhamdulillah, hari ini kami baru bisa melaksanakan dan mewujudkan peletakan batu pertama pembangunan klinik utama ini,” kata Yamin.

Klinik tersebut nantinya akan mengembangkan pelayanan yang berkonsentrasi pada kesehatan ibu dan anak, khususnya bidang obstetri, ginekologi, kandungan, dan kesehatan anak. Pelayanan tersebut juga diharapkan dapat mendukung upaya penanganan stunting di Kukar.

“Insyaallah dengan adanya klinik utama yang berkonsentrasi di bidang kesehatan, khususnya obstetri dan ginekologi, kandungan dan anak, kami juga akan berperan serta dalam mengurangi angka stunting di Kukar,” jelasnya.

Dari sisi fisik, gedung Klinik Utama PKU Muhammadiyah direncanakan terdiri atas dua lantai. Pembangunannya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan pembiayaan.

Pada tahap awal, pembangunan difokuskan pada lantai pertama dengan kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp2,6 miliar. Hingga saat ini, dana yang telah tersedia sekitar Rp500 juta atau masih terdapat kebutuhan pembiayaan sekitar Rp2,1 miliar untuk menyelesaikan tahap awal sesuai rencana.

Yamin berharap dukungan berbagai pihak dapat membantu memenuhi kebutuhan pembiayaan pembangunan hingga klinik dapat beroperasi dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kukar.

“Kami selalu mengharapkan dukungan dari semua pihak dan seluruh masyarakat, baik warga Muhammadiyah, simpatisan, maupun seluruh masyarakat Kukar,” pungkasnya. []

Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *