Bupati Paser Buka Rakerkab KONI, Bidik Juara Umum Porprov Kaltim
Rakerkab KONI Paser 2026 menjadi langkah strategis mematangkan kesiapan daerah sebagai tuan rumah sekaligus meningkatkan prestasi pada Porprov VIII Kalimantan Timur.
PASER – Bupati Paser Fahmi Fadli membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Paser Tahun 2026 sebagai langkah strategis mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (27/04/2026).
Kegiatan yang digelar di Tana Paser ini menjadi forum konsolidasi untuk memastikan kesiapan daerah sebagai tuan rumah sekaligus meningkatkan capaian prestasi olahraga dibandingkan Porprov sebelumnya.

Dalam sambutannya, Fahmi menyebut tahun 2026 sebagai momentum penting bagi Paser untuk menunjukkan kesiapan penyelenggaraan dan daya saing atlet. “Target kita memperbaiki capaian sebelumnya dan berupaya meraih hasil maksimal,” ujarnya.
Untuk mendukung target tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menekankan percepatan pembangunan dan rehabilitasi venue pertandingan. Fahmi meminta perangkat daerah terkait memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar teknis serta selesai tepat waktu sebelum pelaksanaan Porprov.
Selain infrastruktur, peningkatan kualitas atlet juga menjadi fokus utama. Pemkab Paser, kata Fahmi, telah menyiapkan dukungan anggaran, penyediaan peralatan, serta menghadirkan pelatih guna meningkatkan kemampuan atlet. Pengurus cabang olahraga diminta memprioritaskan nomor pertandingan yang berpeluang meraih medali.
Di sisi lain, Fahmi mendorong penerapan konsep sport tourism dalam pelaksanaan Porprov VIII Kaltim. Menurutnya, ajang olahraga tersebut dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus memperkuat citra daerah di mata kontingen dan tamu dari berbagai kabupaten/kota.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta kesiapan akomodasi selama pelaksanaan kegiatan, mengingat Paser akan menerima peserta dari seluruh wilayah Kaltim.
Dalam forum tersebut, KONI Paser juga diminta melakukan evaluasi terhadap hasil Babak Kualifikasi (BK) 2025 sebagai dasar penyusunan strategi menghadapi Porprov. Evaluasi mencakup pemetaan cabang olahraga dan potensi perolehan medali.
Fahmi menambahkan, pembinaan olahraga tidak boleh berhenti setelah Porprov selesai. Fasilitas yang telah dibangun diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung pembinaan atlet, khususnya usia dini.
Rakerkab KONI Paser 2026 dihadiri unsur pengurus KONI provinsi dan kabupaten, pengurus cabang olahraga, serta perangkat daerah terkait. Kegiatan ini diharapkan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menyukseskan penyelenggaraan Porprov VIII Kaltim.
Pemkab Paser menyatakan komitmennya untuk mendukung seluruh tahapan persiapan, sejalan dengan upaya meningkatkan prestasi olahraga dan menghadirkan penyelenggaraan yang tertib serta sesuai standar. []
Penulis: Darwanti | Penyunting: Aulia Setyaningrum
