GIIAS Surabaya 2026 Bawa 37 Merek Kendaraan dan Teknologi Terbaru
SURABAYA – Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Surabaya tidak hanya menawarkan jajaran kendaraan terbaru, tetapi juga menjadi ruang bagi industri untuk membaca perkembangan pasar otomotif di daerah. Agenda yang digelar di Grand City Surabaya pada 26-30 Agustus 2026 itu menghadirkan 37 merek kendaraan serta 25 merek industri pendukung.
GIIAS Surabaya 2026 merupakan bagian dari rangkaian pameran yang diselenggarakan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) setelah pelaksanaan pameran di tingkat nasional. Rangkaian tersebut kemudian berlanjut ke sejumlah kota lain, termasuk Bandung, Semarang, Makassar, dan Bali.
Sekretaris I GAIKINDO Eddy Sumedi mengatakan rangkaian pameran di daerah menjadi bagian dari upaya membawa perkembangan industri otomotif lebih dekat dengan pasar di berbagai wilayah. Sebagaimana diberitakan Kompas, Kamis (21/08/2026), ia menyebut GIIAS juga memiliki posisi dalam kalender pameran otomotif internasional di bawah Organisation Internationale des Constructeurs d’Automobiles (OICA).
“Pameran ini berada di 3 besar di dunia. Ini akan berlangsung terus termasuk yang kita adakan di beberapa daerah. Setelah GIIAS di pusat tahun ini kita lanjut ke Surabaya, Bandung, Semarang, Makassar dan Bali,” ujar Eddy.
Kehadiran puluhan merek di Surabaya membuat pameran tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat memperkenalkan produk kendaraan. GAIKINDO juga menempatkan pameran sebagai sarana untuk melihat perkembangan industri dan arah permintaan konsumen di luar pasar utama nasional.
Dari total peserta otomotif, sebanyak 37 merek terdiri atas kendaraan penumpang, kendaraan komersial, dan sepeda motor. Selain itu, terdapat 25 merek industri pendukung yang ikut mengambil bagian dalam GIIAS Surabaya 2026.
Salah satu perhatian dalam pameran otomotif berskala internasional adalah kemampuan peserta menghadirkan teknologi dan inovasi baru. GIIAS pun diarahkan agar tidak semata-mata menjadi tempat transaksi kendaraan, tetapi juga memberikan pengalaman kepada pengunjung mengenai perkembangan teknologi otomotif.
Persoalan mengenai kehadiran kendaraan premium dan supercar turut menjadi perhatian. Eddy menjelaskan, kendaraan jenis tersebut sebelumnya beberapa kali hadir dalam penyelenggaraan GIIAS, meskipun tidak seluruhnya berasal dari anggota GAIKINDO.
“Kalau kita bicara GIIAS-nya kami beberapa kali itu menampilkan kendaraan supercar walaupun itu bukan bagian dari golongan anggota Gaikindo jadi mereka umum,” kata Eddy.
Menurut dia, keikutsertaan merek kendaraan premium dalam rangkaian GIIAS di daerah juga berkaitan dengan strategi dan dukungan internal masing-masing merek, termasuk dari sisi pendanaan.
“Tapi mereka menampilkan, nah untuk GIIAS series yang di beberapa kota ya kembali lagi mereka sendiri akan membutuhkan dukungan internalnya baik mulai pendanaan dan lain sebagainya,” sambungnya.
Project Director GIIAS Abiyoso Wietono mengatakan kehadiran kendaraan premium dapat memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Namun, setiap merek memiliki strategi pemasaran yang berbeda ketika menentukan bentuk keikutsertaannya dalam sebuah pameran.
“Terkait kendaraan seperti supercar itu kan sebetulnya sangat nice ya karena memang peserta dari GIIAS ini brand-brand yang memang di support langsung dari pusat,” kata Abiyoso.
“Mereka biasanya memiliki konsep yang berbeda-beda di setiap pameran seperti di GIIAS Tangerang ada seperti mobil balap, tapi kita tidak menutup kemungkinan mereka bisa bergabung juga dengan kami,” imbuhnya.
Abiyoso menambahkan, sejumlah merek premium masih mempertimbangkan pola promosi yang paling sesuai dengan karakter konsumennya. Sebagian di antaranya cenderung memilih kegiatan pemasaran eksklusif yang menyasar kelompok tertentu.
“Tapi mungkin mereka masih memikirkan konsep promosi seperti apa, karena mereka biasanya lebih memilih untuk membuat satu program acara yang memang untuk kalangan sendiri,” katanya lagi.
Dengan komposisi peserta dan agenda pameran tersebut, GIIAS Surabaya 2026 diharapkan menjadi salah satu sarana untuk mempertemukan industri otomotif dengan konsumen daerah sekaligus memperkenalkan inovasi terbaru. Penyelenggaraan di berbagai kota juga membuka ruang bagi industri untuk memahami karakter pasar yang berbeda-beda di Indonesia. []
Redaksi01
