Harga Emas Hari Ini Melemah, Buyback Ikut Turun

JAKARTA – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam yang diperdagangkan melalui PT Pegadaian (Persero) mengalami penurunan tajam pada Kamis (30/04/2026), mencerminkan tekanan di pasar domestik meski harga emas global justru menguat.

Berdasarkan data Galeri 24 Pegadaian, harga emas Antam ukuran 1 gram turun Rp31.000 dibandingkan hari sebelumnya menjadi Rp2.896.000 per gram. Penurunan ini terjadi merata pada seluruh ukuran yang tersedia, menandai koreksi signifikan di pasar ritel logam mulia.

Selain harga jual, nilai beli kembali atau buyback juga mengalami penyesuaian. Untuk ukuran 1 gram, harga buyback kini berada di level Rp2.600.000. Kondisi ini menunjukkan adanya penyesuaian harga di tengah dinamika pasar yang terus berubah, sebagaimana dilansir Money, Kamis (30/04/2026).

Penurunan harga juga tercatat pada ukuran lain. Emas 0,5 gram dipatok Rp1.500.000 dengan buyback Rp1.300.000, sedangkan ukuran 2 gram dijual Rp5.729.000 dengan buyback Rp5.200.000. Adapun harga untuk ukuran 3 gram mencapai Rp8.567.000, 5 gram Rp14.243.000, dan 10 gram Rp28.429.000.

Untuk ukuran lebih besar, harga emas 25 gram berada di Rp70.941.000, 50 gram Rp141.799.000, dan 100 gram Rp283.517.000. Sementara itu, Pegadaian menyatakan stok untuk ukuran besar di atas 250 gram hingga 1.000 gram belum tersedia pada perdagangan hari ini.

Di sisi lain, tren berbeda terjadi di pasar global. Harga emas spot justru mengalami kenaikan sekitar 0,6 persen menjadi 4.566,73 dolar Amerika Serikat per ons. Penguatan ini didorong pelemahan indeks dolar AS yang meningkatkan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.

Kondisi global juga dipengaruhi tingginya harga minyak mentah jenis Brent yang masih bertahan di atas 119 dolar AS per barel. Situasi tersebut memicu kekhawatiran inflasi berkelanjutan di pasar internasional.

Selain itu, kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat yang masih ditahan turut menjadi perhatian pelaku pasar. Ketidakpastian arah kebijakan moneter serta dinamika geopolitik global membuat pergerakan harga emas, baik domestik maupun internasional, tetap fluktuatif dalam jangka pendek. []

Penulis: Aditya Rachman | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *