Hotel Bintang Maluku Catat Kenaikan TPK di Tengah Penurunan Wisnus
AMBON – Kinerja sektor perhotelan di Provinsi Maluku menunjukkan tren pemulihan pada Februari 2026, ditandai dengan kenaikan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang menjadi 32,92 persen, meski di sisi lain terjadi penurunan kunjungan wisatawan nusantara secara bulanan.
Data tersebut disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, yang mencatat peningkatan TPK sebesar 1,68 poin dibanding Januari 2026 yang berada di angka 31,23 persen. Secara tahunan, capaian ini juga melonjak 5,26 poin dari Februari 2025 sebesar 27,66 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia menyebutkan tren positif ini turut memperkuat kinerja kumulatif awal tahun.
“Periode Januari-Februari 2026, TPK hotel bintang mencapai 32,03 persen, naik 6,21poin dibanding periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Maritje Pattiwaellapia, sebagaimana dilansir Tribun Maluku, Kamis, (30/04/2026).
Sementara itu, kinerja hotel nonbintang dan akomodasi lainnya justru bergerak lebih fluktuatif. Pada Februari 2026, TPK tercatat sebesar 17,70 persen, turun 0,94 poin secara month-to-month (m-to-m), namun masih mengalami kenaikan 1,00 poin secara year-on-year (y-on-y).
Dalam periode Januari–Februari 2026, TPK hotel nonbintang tercatat 18,19 persen, meningkat 2,13 poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya atau secara cumulative-to-cumulative (c-to-c).
Dari sisi durasi tinggal, rata-rata lama menginap tamu asing di hotel berbintang mengalami peningkatan menjadi 2,54 malam pada Februari 2026, naik 0,42 poin (m-to-m) dan 0,66 poin (y-on-y). Sebaliknya, tamu domestik justru mencatat penurunan lama menginap menjadi 1,56 malam, turun 0,30 poin (m-to-m) dan 0,05 poin (y-on-y).
Di sektor pariwisata domestik, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Maluku pada Februari 2026 mencapai 289.124 perjalanan. Angka ini turun 15,77 persen dibanding Januari 2026, namun secara tahunan masih tumbuh 4,87 persen.
Secara kumulatif, perjalanan wisnus selama Januari–Februari 2026 mencapai 632.376 perjalanan, meningkat 7,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (c-to-c).
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi perlambatan kunjungan wisata secara bulanan, sektor perhotelan di Maluku masih mampu menjaga kinerja melalui peningkatan tingkat hunian, khususnya pada hotel berbintang. Ke depan, sinergi antara sektor pariwisata dan perhotelan diharapkan dapat terus diperkuat guna menjaga tren pertumbuhan yang lebih stabil sepanjang tahun. []
Penulis: Ibek Melsasail | Penyunting: Redaksi01
