Hotel Miami Diserbu Suporter Jelang Inggris vs Norwegia

MIAMI – Lonjakan permintaan akomodasi menjelang laga perempat final Piala Dunia antara tim nasional Inggris dan Norwegia mendorong tingkat hunian hotel di Miami meningkat tajam. Antusiasme suporter, terutama dari Inggris, membuat kamar hotel di sejumlah kawasan strategis mulai sulit diperoleh, sementara tarif menginap ikut mengalami kenaikan.

Pertandingan perempat final tersebut dijadwalkan berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami, Amerika Serikat, pada Minggu (12/07/2026) pukul 04.00 WIB. Berdasarkan data industri perjalanan, peningkatan permintaan terjadi setelah Inggris memastikan lolos ke babak delapan besar usai mengalahkan Meksiko.

Fenomena tersebut menjadi momentum kebangkitan bagi industri perhotelan di Miami yang sebelumnya mencatat tingkat pemesanan di bawah proyeksi pada fase awal turnamen. Memasuki babak gugur, tingginya minat penonton terhadap pertandingan berdampak langsung pada meningkatnya okupansi hotel dan permintaan akomodasi alternatif.

Data yang dirilis The Independent menunjukkan pencarian hotel di Miami oleh wisatawan asal Inggris melonjak signifikan. Sementara itu, Booking.com mencatat pencarian akomodasi untuk periode 10-12 Juli meningkat hingga 403 persen dibandingkan periode sebelumnya, sedangkan Expedia mencatat kenaikan sebesar 300 persen. Tren serupa juga terjadi pada sektor penyewaan hunian jangka pendek. AirDNA melaporkan tingkat okupansi akomodasi liburan di Florida Selatan tumbuh 15 persen secara tahunan (year-on-year), sebagaimana diberitakan Detik pada Sabtu, (11/07/2026).

Meningkatnya permintaan membuat sejumlah hotel di sekitar Hard Rock Stadium maupun kawasan Miami Beach mulai kehabisan kamar. Kondisi tersebut mendorong sebagian wisatawan beralih ke hunian sewa jangka pendek (holiday rentals) sebagai alternatif.

Di tengah tingginya permintaan akomodasi, tim nasional Norwegia justru harus memindahkan lokasi menginap setelah sehari menempati hotel awal di Fort Lauderdale. Perpindahan dilakukan karena kebisingan proyek konstruksi dan lalu lintas dinilai mengganggu kenyamanan pemain.

“Memang berat harus pindah, tetapi kami puas dengan tempat baru ini dan semua orang senang sekarang. Beberapa orang mungkin khawatir ini akan memengaruhi para pemain, tetapi para pemainlah yang paling menginginkan ini,” kata Manajer Logistik Tim Nasional Norwegia, Truls Daehli.

“Kami memiliki orang-orang yang kuat di tim pendukung kami dan berhasil pindah dalam waktu dua setengah jam. Proses pindah hotel memang tidak ideal, tetapi kami ingin pindah secepat mungkin. Memiliki suasana yang baik adalah yang terpenting,” jawabnya.

Selain berdampak pada sektor pariwisata, pertandingan Inggris melawan Norwegia juga menjadi sorotan karena mempertemukan dua tim yang tengah berada dalam performa positif. Inggris berupaya mempertahankan catatan tak terkalahkan di bawah pelatih Thomas Tuchel, sedangkan Norwegia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan Brasil.

Laga tersebut juga diprediksi menghadirkan persaingan ketat di daftar pencetak gol terbanyak. Penyerang Norwegia, Erling Haaland, telah mengoleksi tujuh gol, sedangkan kapten Inggris, Harry Kane, membukukan enam gol sepanjang turnamen. Pertemuan kedua penyerang itu diperkirakan menjadi salah satu daya tarik utama pada laga perempat final. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *