Jadwal Damri Tana Tidung-Malinau 13 Agustus, Tarif Rp40 Ribu

TANA TIDUNG – Masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT) yang hendak bepergian ke Kabupaten Malinau pada Kamis (13/08/2026) memiliki dua pilihan jadwal keberangkatan bus Perusahaan Umum Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (Perum Damri). Bus berangkat dari Tideng Pale menuju Malinau pada pukul 08.00 WITA dan 15.00 WITA dengan tarif perjalanan penuh Rp40 ribu per penumpang.

Layanan tersebut menjadi salah satu pilihan transportasi darat bagi masyarakat KTT yang membutuhkan perjalanan menuju Malinau. Bus Damri melintasi sejumlah wilayah, termasuk Desa Seputuk, Desa Belayan Ari, Desa Kapuak, dan Sesua, sehingga penumpang juga dapat turun di beberapa titik sepanjang rute.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan (Plt Kadishub) KTT, Arief Prasetiawan, mengatakan layanan rute Tideng Pale-Malinau saat ini tersedia dua kali perjalanan pulang-pergi setiap hari melalui Seputuk.

“Bus Damri itu kan sudah kita buka rute Tideng Pale lewat Seputuk sampai ke Malinau, satu hari itu ada dua kali trip PP (pulang pergi),” ujar Arief kepada TribunKaltara.com, sebagaimana diberitakan TribunKaltara, Kamis (13/08/2026).

Keberangkatan pertama dari terminal Damri di Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, KTT, dijadwalkan pada pukul 08.00 WITA. Sementara perjalanan kedua diberangkatkan pada pukul 15.00 WITA.

Terminal tersebut berada di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) KTT. Lokasi itu menjadi titik keberangkatan bagi masyarakat yang ingin menggunakan layanan Damri menuju Malinau maupun wilayah yang berada di sepanjang jalur perjalanan.

Bagi penumpang yang melakukan perjalanan hingga Malinau, tarif yang ditetapkan sebesar Rp40 ribu per orang. Sementara itu, masyarakat yang hanya menuju Desa Seputuk dapat menggunakan layanan dengan tarif Rp20 ribu per penumpang.

Tarif Rp20 ribu juga berlaku bagi penumpang dengan tujuan Desa Belayan Ari dan Desa Kapuak. Adapun perjalanan menuju Sesua dikenakan tarif Rp30 ribu per penumpang.

Selain tarif yang relatif terjangkau, kapasitas angkutan juga menjadi informasi penting bagi calon penumpang. Satu bus Damri pada rute tersebut dapat membawa maksimal 19 penumpang dalam sekali perjalanan.

Perjalanan darat dari Tana Tidung menuju Malinau melalui rute tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam. Dengan dua jadwal keberangkatan setiap hari, masyarakat memiliki pilihan waktu perjalanan pada pagi dan sore hari.

Keberadaan rute tersebut diharapkan dapat memudahkan mobilitas masyarakat KTT menuju Malinau sekaligus memberikan akses transportasi bagi warga di sejumlah desa yang berada di sepanjang lintasan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *