Nobar Piala Dunia 2026 Dinilai Dongkrak Perputaran Ekonomi UMKM di Daerah
JAKARTA – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menilai penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi di berbagai daerah. Kegiatan tersebut disebut mampu meningkatkan penjualan produk pelaku UMKM, menggerakkan usaha kuliner, serta mendongkrak aktivitas ekonomi di warung kopi dan kafe selama turnamen berlangsung.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan dampak ekonomi tersebut diperoleh berdasarkan laporan dari sejumlah kepala daerah yang mencatat meningkatnya aktivitas usaha masyarakat sepanjang pelaksanaan Piala Dunia 2026.
“Kalau berdasarkan informasi dan laporan kepala daerah, di daerah-daerah juga ya, impact dari Piala Dunia ini terhadap ekonomi di daerah bergerak dan juga pemberdayaan UMKM juga bergerak,” kata Maman saat ditemui di sela kegiatan nobar final Piala Dunia 2026 bersama ribuan pengemudi ojek daring di kawasan Kementerian UMKM, Jakarta, Senin (20/07/2026) dini hari, sebagaimana diberitakan Antara, Senin (20/07/2026).
Menurut Maman, peningkatan aktivitas ekonomi terlihat dari bertambahnya permintaan terhadap pakaian bertema sepak bola, makanan, minuman, hingga berbagai produk UMKM yang banyak diburu masyarakat selama berlangsungnya pertandingan.
Selain itu, banyak warung kopi, kafe, dan tempat usaha lain menggelar nobar sehingga jumlah pengunjung meningkat. Kondisi tersebut membuka peluang tambahan pendapatan bagi pelaku usaha mikro dan kecil di berbagai daerah.
Kementerian UMKM juga menggelar kegiatan nobar final Piala Dunia 2026 bersama komunitas pengemudi ojek daring sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan dengan pelaku UMKM binaan kementerian.
Menurut Maman, perbedaan dukungan terhadap tim finalis turut menambah semarak acara. Ia mengaku mendukung Spanyol, sedangkan Wakil Menteri (Wamen) UMKM Helvi Yuni Moraza memilih Argentina.
Maman menegaskan hasil pertandingan bukan menjadi tujuan utama penyelenggaraan kegiatan tersebut. Fokus utama pemerintah adalah menghadirkan ruang interaksi yang mempererat hubungan antarpelaku UMKM dan komunitas pengemudi ojek daring dalam suasana kekeluargaan.
Saat dimintai prediksi pertandingan, Maman memperkirakan Spanyol akan menang tipis 2-1 atas Argentina. Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan nobar final merupakan tindak lanjut atas aspirasi komunitas pengemudi ojek daring yang sebelumnya hanya mengusulkan kegiatan hingga babak semifinal.
Di lokasi yang sama, Wamen UMKM Helvi Yuni Moraza menyatakan komunitas pengemudi ojek daring merupakan bagian dari keluarga besar UMKM sehingga kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antarpelaku usaha.
Helvi turut memberikan prediksi berbeda dengan memperkirakan Argentina akan mengalahkan Spanyol dengan skor 3-2 pada partai final berdasarkan penilaiannya terhadap aspek teknis pertandingan. []
Redaksi01
