Pasokan Listrik Jumbo Perkuat Posisi Batam sebagai Hub Data Center

BATAM – Kebutuhan listrik berskala besar untuk industri pusat data di Kabil Industrial Estate kian menjadi perhatian, seiring penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) berkapasitas 511 Mega Volt Ampere (MVA) antara PT PLN (Persero) melalui PT PLN Batam dan PT Digitalland Service One (DayOne) pada pertengahan April 2026.

Kesepakatan yang berlangsung di Auditorium Balairung Sari, Badan Pengusahaan Batam tersebut menegaskan pentingnya jaminan pasokan energi dalam mendukung operasional pusat data berskala global di Batam, sebagaimana dilansir Listrik Indonesia, Senin, (27/04/2026). Kapasitas listrik yang disepakati menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia untuk sektor pusat data.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam yang juga menjabat sebagai Wali Kota (Wali Kota) Batam, Amsakar Achmad, menyebut kesiapan infrastruktur, khususnya energi listrik, menjadi faktor kunci dalam menarik investasi digital. Ia menilai Batam memiliki keunggulan dari sisi ketersediaan lahan, keandalan energi, serta kepastian regulasi yang terintegrasi.

Menurutnya, percepatan perizinan dan penyediaan infrastruktur pendukung terus dilakukan guna menciptakan iklim investasi yang kondusif. Kehadiran pusat data ini memperkuat posisi Batam sebagai kawasan strategis yang semakin kompetitif di tingkat regional.

Dari sisi industri, Chief Executive Officer (CEO) DayOne, Jamie Khoo, menyatakan ekspansi perusahaan ke Batam merupakan bagian dari strategi jangka panjang memperkuat jaringan infrastruktur digital di Asia. Pengembangan dilakukan bertahap dari Nongsa hingga Kabil, mencerminkan meningkatnya peran Batam dalam ekosistem regional perusahaan.

Ia juga menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan pengembangan konsep integrasi Singapura, Johor, dan Riau (SIJORI), yang diarahkan menjadi jaringan pusat data lintas negara di Asia Tenggara. Perusahaan menargetkan peningkatan kapasitas guna menghadirkan layanan pusat data berstandar tinggi untuk kebutuhan cloud computing dan teknologi digital di kawasan Asia Pasifik.

Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menegaskan keandalan pasokan listrik merupakan fondasi utama pertumbuhan industri. Ia menilai infrastruktur kelistrikan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia energi, tetapi juga mendorong efek berganda terhadap perekonomian, termasuk investasi dan penciptaan lapangan kerja.

Senada, Direktur Utama (Dirut) PT PLN Batam, Kwin Fo, memastikan kesiapan sistem kelistrikan untuk melayani kebutuhan pelanggan berskala besar seperti DayOne, mulai dari kecukupan daya hingga keandalan jaringan dan kualitas layanan.

Kwin berharap kerja sama ini mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat iklim investasi di Batam, dengan komitmen menjaga pasokan listrik tetap andal demi mendukung operasional industri secara berkelanjutan. []

Penulis: Candra | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *