Pemkab Kukar Perkuat Investasi SDM Lewat Binlat Bintang Pengabdian
KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mengubah fokus pembangunan jangka panjang dengan menempatkan penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas strategis. Pergeseran orientasi ini terlihat melalui penyelenggaraan Bimbingan dan Pelatihan (Binlat) Bintang Pengabdian yang digagas Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar dan resmi dibuka pada Rabu (21/01/2026) di Aula Dispora Kukar.
Tahun ini, sebanyak 229 peserta dari 20 kecamatan mengikuti program pelatihan intensif selama 10 hari. Tidak hanya berisi materi fisik, mental, dan akademik, pelatihan ini diproyeksikan menjadi instrumen jangka panjang dalam memperkuat fondasi SDM daerah khususnya dalam menyiapkan pemuda Kukar agar mampu bersaing di sekolah kedinasan maupun lembaga pertahanan.
Langkah ini muncul di tengah tantangan kualitas SDM Kukar yang masih dihadapkan pada angka pengangguran terbuka pemuda yang relatif tinggi, terutama di kawasan pinggiran dan wilayah nonperkotaan. Pemerintah daerah menilai perlunya intervensi terarah yang memberi peluang pelatihan berstandar kompetitif bagi pemuda yang ingin menempuh jalur kedinasan.
Asisten Bidang Administrasi Umum Setkab Kukar, Dafip Haryanto, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin program pelatihan hanya menjadi agenda seremonial. Menurutnya, komitmen anggaran yang dialokasikan pemerintah daerah untuk pembinaan SDM cukup besar, sehingga harus dimanfaatkan oleh peserta yang benar-benar berpotensi.
“Kami berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran besar untuk membuka peluang bagi pemuda Kukar agar dapat bersaing di sekolah kedinasan. Investasi SDM ini adalah langkah strategis untuk menjawab kebutuhan aparatur dan tenaga profesional ke depan,” kata Dafip.
Dispora Kukar mencatat meningkatnya minat pemuda terhadap jalur kedinasan dalam tiga tahun terakhir. Namun banyak yang gagal karena kurang persiapan, baik dari sisi fisik, kedisiplinan, maupun kemampuan akademik. Melalui Binlat Bintang Pengabdian, pemerintah berharap bisa mengurangi kesenjangan tersebut dengan menyediakan pembinaan berkelanjutan.
Sejumlah peserta mengaku program ini memberi harapan baru, terutama bagi mereka yang berasal dari kecamatan wilayah pedalaman.
“Akses bimbingan seperti ini jarang ada di daerah kami. Program ini membantu kami bersaing lebih adil dengan peserta dari kota,” ujar salah satu peserta dari Kecamatan Tabang.
Selain mempersiapkan pemuda menghadapi seleksi sekolah kedinasan, program ini juga diarahkan untuk menekan angka pengangguran pemuda. Pemkab Kukar menilai bahwa peningkatan kualitas SDM memiliki dampak langsung terhadap ketahanan ekonomi daerah dan ketersediaan tenaga kerja berkualitas di masa mendatang.
Melalui pelatihan yang lebih terukur dan komprehensif, Pemkab Kukar menargetkan lahirnya generasi muda dengan kompetensi unggul, karakter kuat, serta kesiapan menghadapi tantangan pasar kerja modern. Lulusan program ini diharapkan tidak hanya menjadi aset daerah, tetapi juga menjadi representasi kualitas SDM Kukar di tingkat nasional. []
Penulis: Anggi Triomi | Penyunting: Aulia Setyaningrum
