Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Tiga Daerah, Ini Jadwal dan Daftar Harganya

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali mengintensifkan upaya pengendalian inflasi melalui pelaksanaan Operasi Pasar Murah yang digelar di tiga daerah selama lima hari, mulai Senin (20/07/2026) hingga Jumat (24/07/2026). Program yang melibatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Riau Pangan Bertuah tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar guna menjaga daya beli masyarakat.

Operasi pasar murah akan dilaksanakan secara bergilir di Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru, dan Kota Dumai. Kegiatan dijadwalkan berlangsung sebanyak lima kali dengan lokasi berbeda agar distribusi bahan pangan bersubsidi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, serta kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Beritariau, Minggu (19/07/2026).

Rangkaian operasi pasar dimulai pada Senin (20/07/2026) di halaman Kantor Lurah Bangkinang, Kabupaten Kampar. Selanjutnya, kegiatan digelar di halaman Kantor Plaza Citra, Jalan Pepaya, Kota Pekanbaru pada Selasa (21/07/2026).

Agenda kemudian berlanjut pada Rabu (22/07/2026) di halaman Kantor Lurah Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Pada Kamis (23/07/2026), pasar murah digelar di Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, sebelum ditutup pada Jumat (24/07/2026) di halaman Kantor Lurah Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram dijual Rp60.000. Beras Anak Daro dan Beras Sokan ukuran 10 kilogram dipasarkan Rp165.000, sedangkan kemasan 5 kilogram dibanderol Rp83.000.

Selain itu, gula pasir dijual Rp18.000 per kilogram, minyak goreng MinyaKita Rp15.500 per bungkus, garam Krista 200 gram Rp2.000, garam Nusantara 250 gram Rp2.000, serta telur ayam Rp49.000 per papan.

Pemprov Riau juga mengimbau masyarakat yang akan memanfaatkan operasi pasar murah agar datang sesuai jadwal, mengantre secara tertib, dan membawa tas belanja sendiri untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Melalui penyelenggaraan operasi pasar murah secara rutin di sejumlah wilayah, Pemprov Riau berharap stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga, distribusi pangan berjalan lancar, serta daya beli masyarakat dapat dipertahankan di tengah upaya pengendalian inflasi daerah. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *