PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik Palangka Raya Timur Siang Ini, Cek Wilayah Terdampa

PALANGKA RAYA – Pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) yang berada di wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Palangka Raya Timur diminta mengantisipasi penghentian sementara pasokan listrik yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 31 Juli 2026, mulai pukul 12.00 WIB hingga 15.00 WIB. Pemadaman selama sekitar tiga jam tersebut dilakukan untuk mendukung penanganan gangguan pada jaringan kelistrikan demi menjaga keandalan sistem distribusi listrik.

Penghentian sementara aliran listrik diperkirakan berdampak terhadap berbagai fasilitas pelayanan publik, perkantoran, lembaga negara, kawasan pendidikan, rumah ibadah, hingga permukiman warga di sejumlah titik Kota Palangka Raya. Masyarakat yang memiliki agenda pelayanan administrasi, kegiatan belajar mengajar, maupun operasional usaha pada jam tersebut diimbau menyesuaikan jadwal agar aktivitas tidak terganggu.

Berdasarkan pengumuman resmi PLN ULP Palangka Raya Timur, pekerjaan penanganan gangguan jaringan dilaksanakan pada Jumat, 31 Juli 2026, pukul 12.00 WIB sampai 15.00 WIB. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari percepatan pemulihan sistem sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan.

Sejumlah kantor pemerintahan dan lembaga negara yang masuk dalam wilayah terdampak antara lain Kantor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Balai Pelatihan Kesehatan, Stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) Kalimantan Tengah, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Selain itu, sejumlah fasilitas pendidikan dan keagamaan juga terdampak, di antaranya Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya, Masjid Raya Darussalam, Asrama Haji, beserta kawasan di sekitarnya.

Wilayah yang mengalami penghentian sementara pasokan listrik juga mencakup banyak ruas jalan utama, seperti Jalan Beliang, Jalan Sangga Buana, Jalan Bukit Raya, Jalan Batu Suli, Jalan Lawu, Jalan Agropuro, Jalan Semeru, Jalan Krakatau, Jalan Soewarno, sebagian Jalan Yos Sudarso, Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan Hang Tuah, Jalan Pattimura, Jalan Teuku Umar, Jalan Cut Nyak Dien, Jalan Cik Ditiro, Jalan Raden Patah, Jalan Sam Ratulangi, Jalan Kyai Maja, Jalan Untung Suropati, Jalan Mangku Rambang, Jalan Sultan Badaruddin, Jalan Baban, Jalan Sisingamangaraja, sebagian Jalan G Obos, sebagian Jalan C Bangas, sebagian Jalan Raden Saleh, Jalan Samudin Aman, sebagian Jalan Temanggung Tilung, serta wilayah sekitarnya.

Di kawasan permukiman, pemadaman meliputi sebagian Jalan Yos Sudarso III hingga XIX, Jalan Pramuka, Jalan Mutiara, Jalan Kecubung, Jalan Siam, Jalan Kenangan, Jalan Yakut, Jalan Zambrut, Jalan Berlian, sebagian Jalan G Obos VII, IX, dan XII, termasuk kawasan sekitar Masjid Raya Darussalam. Wilayah lain yang juga terdampak meliputi sekitar Jalan Adonis Samad, Jalan Kecipir, Jalan W Soetedja, Jalan Veteran, Jalan Lewu Tatau, sebagian Jalan Haka, sebagian Jalan Bhayangkara, Jalan Perintis Cassadova, sebagian Jalan Lamtoro Gung, Jalan Perjuangan, Jalan Barito Raya, Jalan Ratu Zaleha, Jalan Putri Mayang, Jalan Perintis Raya, dan kawasan sekitarnya.

PLN mengimbau pelanggan melakukan langkah antisipasi sebelum pemadaman berlangsung, seperti mengisi daya telepon genggam dan perangkat elektronik, menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan listrik sebelum pukul 12.00 WIB, menyiapkan cadangan air bagi pengguna pompa listrik, mencabut peralatan elektronik untuk menghindari risiko lonjakan arus saat pasokan kembali normal, serta menyesuaikan jam operasional usaha maupun layanan kepada masyarakat.

PLN menyampaikan bahwa seluruh sumber daya terus dikerahkan guna mempercepat proses pemulihan gangguan dan meminimalkan dampak kepada pelanggan. Meski demikian, waktu pemadaman bersifat estimasi dan dapat berubah mengikuti kondisi teknis di lapangan.

Apabila pekerjaan selesai lebih cepat dari jadwal, pasokan listrik akan segera dinormalkan. Sebaliknya, apabila terdapat kendala teknis selama proses penanganan, durasi pemadaman dapat mengalami penyesuaian.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas pengertian serta dukungan selama proses penanganan gangguan kelistrikan berlangsung, sebagaimana diberitakan Tribuntrends, Kamis (30/07/2026). []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *