Sekda Minta Bank Kalbar Harus Profesional Dalam Pengelolaan Kas Daerah

Sekda Kalbar DR.H.M. Zeet Hamdy Assovie, MTM

PONTIANAK-Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar DR H.M.Zeet Hamdy Assovie, MTM usai membuka kegiatan Sosialisasi Potensi Bank Umum dan Bank Daerah, Jum’at (11/8/17) bertempat di Hotel Harris Pontianak mengatakan, terkait perjanjian kerjasama Bank Kalbar dalam pengelolaan dan penyaluran gaji PNS,”Namun lantaran ini menjadi kebutuhan kita, saya katakan tunggu apalagi. Bank Kalbar harus pro aktif. Pemprov siap back up komunikasikan dengan Kapolda. Saya yakin beliau negarawan dan pasti akan mensupport kita demi kepentingan daerah,” ujar M.Zeet.

Zeet Hamdy Assovie memastikan bahwa Pemprov, Pemkab dan Pemkot selalu berada di belakang Bank Kalbar,dengan harapan kita suatu saat nanti menjadi bank kebanggaan kita,’’seperti contoh Bank Jabar dan Bank DKI yang memiliki kantor cabang dimana-mana, harapan Pemprov Kalbar ketika SK keluar maka langsung action,” ujarnya.

Kedepan kata M Zeet penyaluran bantuan kepada TNI/POLRI dan kepada semua instansi juga akan bisa melalui Bank Kalbar. “Pilgub kita akan menyalurkan dana keamanan kepada TNI/Polri, begitu juga KPU, Bawaslu nantinya melalui Bank Kalbar. Tahun depan untuk Pilgub saja tidak kurang dari Rp400 miliar, belum ditambah dengan pilkada 5 kabupaten kota.

Manfaat lain yang bisa diperoleh dari kerjasama ini kata M Zeet, TNI/POLRI yaitu dalam pengelolaan CSR. “Kalau di Pemprov bahkan CSR Bank Kalbar sudah kita fasilitasi sampai ke tingkat desa yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat. Manfaat lainnya sudah saatnya kita memperkuat bank daerah. Karena daerah ototomi tidak ada pilar yang bisa membangun selain bank daerah. Jika dari income kecuali pajak kendaraan bermotor.

M Zeet dalam sosialisasi juga mengajak anggota TNI/POLRI untuk memperkuat daerah. Ia mengatakan ketika bertugas di daerah maka keberpihakan terhadap ekonomi daerah juga harus ditunjukkan melalui kegiatan ekonomi dan keuangan. “Kita ingin mengkapitalisasi dana di daerah sehingga bisa menggerakkan ekonomi daerah.

Namun demikian Kalbar lebih baik dibandingkan dengan potensi Kalimantan yang lain, dari sisi pertumbuhan ekonomi misalnya Kalbar sudah di angka 5,26 persen. “Kita sepakat tidak ingin mengeksploitasi sumber daya alam terlalu besar. Tetapi kita selektif kita lebih banyak mengarah kepada hilirisasi yang sekarang sudah kita mulai, itulah yang kemudian mendongkrak perekonomian Kalbar menjadi lebih baik,”imbuh nya.

Terakhir M Zeet mengucapkan terima kasih atas kepada kementerian keuangan yang mempercayai Bank Kalbar. “Bank Kalbar harus lebih profesional mengembangkan dirinya, mampu bersaing dengan bank-bank lain dan Pemprov menjamin semuanya. Masyarakat jangan khawatir karena dijamin oleh APBD pemerintah masing-masing. Semoga kerjasama ini segera di aplikasikan segera berjalan jika perlu MoU akan kita fasilitasi, ” pungkasnya.(Yuni Hairunita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *