Terkait Audensi GP Anshor, DPRD Kota Probolinggo Janji Kawal BOSDA

Ketua DPRD Kota Probolinggo Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani ketika menerima audensi GP Anshor, Rabu (6/5/2026). (Foto : Istimewa)

PROBOLINGGO, PRUDENSI.COM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo menerima kunjungan audiensi dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Kehadiran mereka terkait persoalan sektor pendidikan, Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda), serta peningkatan kesejahteraan guru mengaji dan tenaga pendidik swasta di wilayah Kota Probolinggo, pada Rabu (6/5/2026).

Terungkap dalam audensi tersebut beberapa persoalan diantaranya perihal kebijakan Walikota Probolinggo dr. Aminuddin perihal insentif guru ngaji dipangkas dari Rp500 ribu jadi Rp250 ribu, Biaya Operasi Sekolah Daerah (BOSDA) dari Rp29 miliar yang ditiadakan dan gaji RT dan RW sebesar Rp1 juta.

Sementara Ketua DPRD Kota Probolinggo Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani menyebut, audensi bersama Ansor Kota Probolinggo, pihaknya termasuk dengan Ketua Komisi sepakat untuk sama-sama ikut mengawal BOSDA dan lain-lainnya.

“Nanti melalui PAK 2026 dan APBD 2027 untuk memberi honor kepada guru ngaji di RA, MTS dan MI. Untuk guru ngaji, insyaallah kami akan kembalikan honornya sebesar Rp500 ribu,” ujar Syntha Rabu (6/5/2026).

“Kalau untuk insentif guru ngaji yang sampai Rp800 ribu itu kami tidak tahu, tapi nantinya akan kami selidiki. Jadi kami pastikan lagi kedepannya, kami akan berada di depan, belakang dan samping Ansor Kota Probolinggo untuk mengawal ini,” pungkasnya.(rac)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *