Tiga Bak Penampung Tak Berfungsi, Perumdam Ambon Perketat Persiapan Proyek Baru

0
Direktur Perumdam Tirta Yapono, Pieter Saimima

AMBON – Ketersediaan sumber air menjadi syarat utama sebelum pembangunan bak penampung air bersih di kawasan Gunung Nona direalisasikan. Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Yapono menegaskan pembangunan infrastruktur tersebut harus disertai kepastian pasokan agar tidak mengulang kasus tiga bak penampung yang sebelumnya tidak dapat difungsikan.

Direktur Perumdam Tirta Yapono, Pieter Saimima, mendukung sikap Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Ambon yang meminta kejelasan sumber air sebelum proyek pembangunan bak penampung di belakang stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) Gunung Nona dilaksanakan.

Saimima mengatakan, pembangunan fasilitas penampungan air tidak cukup hanya berorientasi pada penyediaan bangunan fisik. Keberadaan sumber air harus dipastikan sejak tahap persiapan agar infrastruktur yang dibangun benar-benar dapat melayani kebutuhan masyarakat.

“Apa yang disampaikan Pak Kadis PU itu benar. Pembangunan bak penampung air harus dipastikan ada sumber airnya. Dari pengalaman sebelum saya menjadi Direktur Perumdam Tirta Yapono, ada tiga bak yang dibangun, tetapi tidak difungsikan. Karena itu, beliau tidak mau hal yang sama terjadi lagi. Saya juga tidak mau,” tandas Saimima, Jumat (06/11/2026).

Ia menyebutkan, penyelesaian persoalan bak penampung yang belum berfungsi optimal menjadi salah satu pekerjaan Perumdam sejak dirinya menjabat. Fasilitas tersebut berada di kawasan Wara, Pensip, dan Air Salobar.

Untuk mendukung pelayanan air bersih di kawasan Gunung Nona, Perumdam telah menyiapkan sumber air di Wainitu. Selain itu, perusahaan daerah tersebut merencanakan pembangunan satu sumur tambahan yang mulai dikerjakan pada November dan ditargetkan selesai pada Desember 2026.

“Air sudah disiapkan di Wainitu. Ditambah lagi satu sumur yang direncanakan mulai dikerjakan November dan selesai Desember. Dengan begitu, daerah tersebut bisa kita selesaikan, termasuk pengisian air ke bak penampung,” jelas Saimima.

Sementara itu, lahan untuk pembangunan bak penampung di belakang TVRI Gunung Nona disebut telah difasilitasi oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Yakoba Lekahena. Informasi mengenai penyediaan lahan tersebut disampaikan Saimima berdasarkan keterangan Kepala Dinas PU Kota Ambon, Meli Latuihamalo.

Saimima berharap koordinasi antara Dinas PU dan Perumdam Tirta Yapono dapat memastikan kesiapan seluruh kebutuhan proyek, terutama ketersediaan sumber air. Dengan demikian, pembangunan bak penampung tidak sekadar menambah fasilitas fisik, tetapi juga mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan air bersih, sebagaimana diberitakan Siwalima, Jumat (06/11/2026). []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *