Update Harga Emas Terbaru: Antam Rp2,95 Juta per Gram
JAKARTA – Pergerakan harga emas batangan pada perdagangan Sabtu (09/05/2026) cenderung stagnan di tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar mata uang. Produk logam mulia dari Antam, UBS, dan Galeri24 tercatat masih bertahan di level tinggi dengan perubahan harga yang relatif tipis dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Harga emas Antam tercatat turun tipis sebesar Rp1.000 menjadi Rp2.953.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.954.000 per gram. Sementara itu, harga emas UBS dan Galeri24 belum mengalami perubahan hingga akhir pekan ini.
Stabilnya harga emas tersebut menunjukkan pelaku pasar masih menunggu arah sentimen global, terutama dari pergerakan dolar Amerika Serikat dan perkembangan ekonomi internasional. Kondisi ini juga membuat investor cenderung berhati-hati dalam melakukan transaksi logam mulia.
Data harga emas tersebut sebagaimana dilansir Wjtoday, Jumat, (08/05/2026). Dalam laporan itu disebutkan harga emas Galeri24 masih bertahan di level Rp2.833.000 per gram, sedangkan emas UBS diperdagangkan di harga Rp2.892.000 per gram.
Berikut rincian harga emas Antam per Sabtu (09/05/2026):
- 0,5 gram: Rp1.529.000
- 1 gram: Rp2.953.000
- 2 gram: Rp5.843.000
- 5 gram: Rp14.529.000
- 10 gram: Rp29.001.000
- 25 gram: Rp72.371.000
- 50 gram: Rp144.659.000
- 100 gram: Rp289.237.000
Sementara itu, harga emas Galeri24 tercatat sebagai berikut:
- 0,5 gram: Rp1.486.000
- 1 gram: Rp2.833.000
- 2 gram: Rp5.597.000
- 5 gram: Rp13.889.000
- 10 gram: Rp27.704.000
- 25 gram: Rp68.889.000
- 50 gram: Rp137.668.000
- 100 gram: Rp275.200.000
- 250 gram: Rp686.310.000
- 500 gram: Rp1.372.618.000
- 1.000 gram: Rp2.745.235.000
Adapun harga emas UBS juga terpantau stabil dengan rincian:
- 0,5 gram: Rp1.564.000
- 1 gram: Rp2.892.000
- 2 gram: Rp5.739.000
- 5 gram: Rp14.182.000
- 10 gram: Rp28.217.000
- 25 gram: Rp70.402.000
- 50 gram: Rp140.515.000
- 100 gram: Rp280.918.000
- 250 gram: Rp702.089.000
- 500 gram: Rp1.402.528.000
Pengamat pasar menilai harga emas masih berpotensi bergerak fluktuatif dalam beberapa waktu ke depan mengikuti perkembangan pasar global dan perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Investor maupun masyarakat diimbau terus memantau perkembangan harga sebelum melakukan transaksi pembelian maupun penjualan logam mulia. []
Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01
