Dekranasda Scene Market Jadi Ajang Promosi UMKM Kota Cirebon
CIREBON – Geliat industri kreatif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali mendapat ruang promosi melalui penyelenggaraan Dekranasda Scene Market 2026 di Mall UMKM Kota Cirebon. Kegiatan yang menghadirkan berbagai karya kreatif pelaku usaha lokal tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Cirebon Effendi Edo, sebagaimana diberitakan Pikiran Rakyat, Senin (16/03/2026). Dalam pembukaan acara, Effendi Edo meninjau sejumlah stan pameran yang menampilkan beragam produk inovatif hasil karya perajin serta pelaku UMKM setempat.
Menurut Effendi Edo, kreativitas masyarakat menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Ia menyampaikan apresiasi terhadap semangat para pelaku usaha yang memamerkan karya mereka dalam ajang tersebut.
“Saya selalu merasa senang ketika hadir di acara seperti ini. Dari setiap karya yang dipamerkan terlihat optimisme para pelaku UMKM. Ini menjadi bukti bahwa ekonomi Kota Cirebon memiliki daya tahan yang kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kota Cirebon memiliki kekayaan budaya yang beragam dan berpotensi besar untuk terus dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Warisan budaya tersebut, kata dia, tidak hanya harus dijaga sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga dimanfaatkan sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, pemerintah kota juga menyoroti pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem UMKM. Dukungan dari sektor perbankan, akademisi, hingga lembaga pemerintah dinilai penting, terutama dalam membuka akses permodalan serta meningkatkan kualitas desain produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Pada pameran tersebut, pengunjung dapat melihat beragam produk kreatif seperti lukisan, batik, parfum, hingga berbagai kerajinan tangan. Beberapa di antaranya bahkan merupakan hasil kolaborasi kreatif bersama warga binaan rumah tahanan di Cirebon.
Pemerintah Kota Cirebon berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan skala yang lebih besar. Ke depan, penyelenggaraan pameran direncanakan dapat digelar di ruang terbuka agar promosi produk lokal menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Sementara itu, Kepala DKUKMPP Kota Cirebon Iing Daiman menyampaikan bahwa strategi promosi UMKM pada tahun 2026 akan lebih memanfaatkan platform digital. Menurutnya, pendekatan tersebut dinilai efektif untuk memperluas pasar produk lokal.
Ia juga mengapresiasi kreativitas generasi muda yang menghadirkan produk fesyen dengan konsep rework, yakni memodifikasi barang lama menjadi produk baru yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi sekaligus mengikuti tren pasar.
“Kami merangkul anak-anak muda inovatif ini karena ide mereka selalu segar. Bahkan sebelum acara dimulai, transaksi sudah terjadi. Ini menunjukkan produk mereka memiliki daya tarik yang kuat,” jelasnya.
Iing menilai keterlibatan para pelukis dan sejumlah brand lokal dalam satu ruang pameran menunjukkan perkembangan ekonomi kreatif di Kota Cirebon yang semakin dinamis.
Dukungan serupa juga disampaikan Ketua Dekranasda Kota Cirebon Noviyanti Edo. Ia menilai Scene Market menjadi wadah strategis bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat sektor industri kreatif daerah.
“Ini wadah yang sangat baik untuk mendorong kreativitas anak muda. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan mampu mengangkat potensi UMKM Kota Cirebon,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk semakin bangga menggunakan produk lokal. Dukungan terhadap karya pelaku UMKM tidak hanya berdampak pada peningkatan transaksi ekonomi, tetapi juga memperkuat solidaritas masyarakat dalam menggerakkan perekonomian daerah. []
Redaksi
