IHSG Melemah, Investor Berburu Saham Potensial Hari Ini
JAKARTA – Tekanan jual mendominasi perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada Senin (16/03/2026), memicu pelaku pasar untuk mencermati ulang strategi investasi dan berburu saham berpotensi rebound pada perdagangan hari berikutnya.
Pelemahan IHSG terjadi hampir sepanjang sesi perdagangan, bahkan sempat mendekati level terendah harian di posisi 6.917 secara intraday, setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi di 7.120,18 pada awal sesi pagi.
Sejumlah sektor menjadi penekan utama indeks, yakni saham teknologi, properti, dan energi yang masing-masing terkoreksi hingga 2,34 persen, 2,28 persen, dan 2,24 persen.
Aktivitas perdagangan juga menunjukkan dominasi aksi jual dengan total volume mencapai 32,07 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp15,98 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1,67 juta kali.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 542 saham mengalami penurunan, sementara 180 saham menguat dan 98 saham bergerak stagnan.
Meski berada di zona negatif, sejumlah analis pasar menilai masih terdapat peluang pada saham-saham tertentu yang berpotensi melanjutkan tren penguatan atau bullish, sehingga menjadi perhatian investor untuk perdagangan Selasa (17/03/2026), sebagaimana diberitakan Bloomberg Technoz, Senin, (16/03/2026).
Rekomendasi saham yang dihimpun dari berbagai perusahaan sekuritas menunjukkan sejumlah emiten yang dinilai menarik untuk dicermati. Dari BRI Danareksa Sekuritas, saham yang direkomendasikan antara lain TAPG, ARCI, dan BUKA.
Sementara itu, BNI Sekuritas merekomendasikan saham MBMA, INET, COIN, AMMN, BUVA, dan BULL. Adapun Phillip Sekuritas menyoroti saham ARCI sebagai pilihan utama.
MNC Sekuritas memberikan rekomendasi pada saham BBCA, INDY, SUPA, dan TINS, sedangkan CGS International Sekuritas mencermati saham AKRA, MEDC, PSAB, ARCI, EMAS, dan SCMA.
Phintraco Sekuritas merekomendasikan CPIN, SCMA, MYOR, MEDC, dan ESSA. Panin Sekuritas menyoroti saham ASII, ITMG, dan MIKA, sementara Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan ADMR, MYOR, dan RATU.
Pergerakan pasar yang masih fluktuatif membuat investor disarankan tetap berhati-hati dan selektif dalam mengambil keputusan investasi, terutama dengan memperhatikan sentimen global dan domestik yang memengaruhi arah IHSG dalam jangka pendek. []
Penulis: Muhammad Julian Fadli | Penyunting: Redaksi01
