AMKI Dorong Anak Muda Jadi Motor Koperasi Merah Putih
JAKARTA – Angkatan Muda Koperasi Indonesia (AMKI) mendorong generasi muda mengambil peran lebih besar dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Organisasi tersebut menilai koperasi tidak lagi sekadar menjadi wadah usaha bersama, melainkan dapat berkembang sebagai penggerak ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
Pandangan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) VIII AMKI yang digelar di Jakarta, Jumat (31/07/2026). Dalam forum itu, AMKI menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih memiliki potensi membuka ruang ekonomi baru bagi kaum muda sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat.
Ketua Dewan Pembina AMKI, Joao Angelo De Sousa, mengatakan kehadiran Koperasi Merah Putih menjadi peluang bagi generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan ekonomi nasional.
“Koperasi Merah Putih hadir untuk mengisi ruang-ruang ekonomi yang selama ini belum banyak dimanfaatkan oleh generasi muda,” ujar Joao sebagaimana diberitakan Beritasatu, Jumat (31/07/2026).
Joao yang juga menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Agrinas Pangan Nusantara menilai koperasi dapat menjadi fondasi penting dalam menciptakan pelaku usaha muda yang mampu memperkuat daya saing ekonomi Indonesia. Menurutnya, penguatan koperasi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Ia menjelaskan, perkembangan koperasi di Indonesia sempat mengalami tantangan setelah reformasi ekonomi pascakesepakatan dengan Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) pada 1998. Namun, saat ini pemerintah dinilai kembali memberikan perhatian terhadap penguatan koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan.
AMKI berharap keberadaan koperasi tidak hanya berkembang sebagai wadah usaha bersama, tetapi juga mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Selain mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, koperasi juga diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis.
Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) AMKI Frans Meroga Panggabean mengatakan organisasinya sejak berdiri pada akhir 2020 terus berupaya mengawal perkembangan gerakan koperasi, khususnya dengan meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam berbagai aktivitas ekonomi berbasis koperasi.
Menurut Frans, masih banyak masyarakat yang memiliki persepsi keliru terhadap koperasi. Selama ini koperasi sering dipandang hanya sebagai lembaga simpan pinjam atau bahkan disamakan dengan praktik “bank keliling”, padahal koperasi memiliki potensi besar sebagai instrumen penguatan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui penguatan peran generasi muda dan pengembangan Koperasi Merah Putih, AMKI berharap koperasi semakin mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan ekonomi nasional di masa mendatang. []
Redaksi01
