Pomindo Hadir di Malang, UMKM Kini Bisa Beli Minyak Goreng Mulai Rp2.000
MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mendorong kemudahan akses minyak goreng bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kehadiran depo Pom Minyak Goreng Indonesia (Pomindo) di Jalan Bukirsari Raya Nomor 26, Kecamatan Lowokwaru. Kehadiran depo tersebut dinilai mampu membantu pelaku usaha kecil mendapatkan minyak goreng dengan harga lebih terjangkau, bahkan mulai Rp2.000 sesuai kebutuhan pembelian.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan keberadaan Pomindo menjadi solusi bagi masyarakat dan UMKM yang membutuhkan bahan baku minyak goreng dengan harga terjangkau dan mudah dijangkau.
“Ada pengusaha yang berkontribusi untuk mendirikan depo Pomindo di Kota Malang. Kita tahu bahwa minyak ini adalah bahan material yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama UMKM. Berdirinya depo Pomindo ini bisa membantu masyarakat terutama di Kecamatan Lowokwaru,” ujarnya, sebagaimana dilansir Ketik, Senin, (18/05/2026).
Menurut Eko, inovasi penjualan minyak goreng secara eceran memberi keuntungan bagi pelaku UMKM karena pembelian dapat disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan usaha harian. Pemkot Malang pun mengapresiasi langkah tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.
“Terutama juga untuk UMKM apabila ada kebutuhan usaha-usaha mikro di Kota Malang yang berkaitan dengan goreng-menggoreng pasti adalah sangat membantu. Kami sangat mengapresiasi, ini adalah langkah inovasi sehingga masyarakat bisa membeli dengan nilai berapapun di depo Pomindo untuk memenuhi kebutuhannya dan usahanya,” lanjutnya.
Selain menyasar kebutuhan rumah tangga, depo Pomindo juga ditargetkan dapat memperluas jaringan layanan hingga ke tingkat kelurahan. Strategi itu diharapkan mempermudah distribusi minyak goreng premium bagi masyarakat maupun pelaku usaha kecil di berbagai wilayah Kota Malang.
“Pasti dari Pomindo punya cara dan strategi, bagaimana pemasarannya sehingga masyarakat bisa tahu. Ini posisi juga ada di tengah perkampungan dan juga bisa diakses langsung oleh para pelaku UMKM,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT Parabu, Yaya Sumantri, menjelaskan Pomindo tidak hanya menyasar konsumen rumah tangga, tetapi juga pelaku usaha berskala kecil hingga besar. Menurutnya, sistem pembelian fleksibel menjadi salah satu keunggulan layanan tersebut.
“Sebenarnya ini menyasar semua segmen pasar. Jadi, yang masyarakat kecil tadi terlayani dengan belanja yang mulai Rp2.000, seliter, dua liter. Yang menengah juga depo Pomindo bisa mengisi ke UMKM, ke lalapan, ke gorengan. Untuk yang kelas besarnya juga bisa ke MBG, karena speknya masuk,” kata Yaya.
Kehadiran depo Pomindo diharapkan dapat memperkuat stabilitas pasokan minyak goreng di Kota Malang sekaligus membantu UMKM menjaga efisiensi biaya produksi di tengah tingginya kebutuhan bahan pangan olahan. []
Penulis: Lutfia Indah | Penyunting: Redaksi01
