Ribuan UMKM Cirebon Dibina SRC, Toko Kelontong Kini Makin Modern

CIREBON – Digitalisasi toko kelontong dinilai mulai mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Cirebon. Melalui jaringan Sampoerna Retail Community (SRC), ribuan pelaku usaha tradisional di daerah itu mendapatkan pendampingan usaha, penguatan manajemen toko, hingga integrasi layanan digital untuk meningkatkan daya saing di tengah perkembangan pasar modern.

Program pembinaan tersebut dijalankan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) melalui inisiatif keberlanjutan Sampoerna untuk Indonesia. Fokus utamanya adalah membantu toko tradisional agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan pola belanja masyarakat.

Sebagai jaringan toko kelontong modern, SRC menghadirkan sistem pengelolaan usaha yang lebih tertata melalui penerapan digitalisasi, termasuk layanan Pojok Bayar untuk mendukung transaksi pembayaran digital.

Hingga saat ini, program SRC disebut telah membina lebih dari 250 ribu toko kelontong di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, perusahaan juga menjalankan program Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) yang berfokus pada pelatihan dan pendampingan wirausaha.

Program inkubasi usaha yang telah berjalan lebih dari 17 tahun itu tercatat memberdayakan lebih dari 108 ribu pelaku usaha. Sejumlah UMKM binaan bahkan berhasil memperluas pasar hingga ke tingkat internasional.

Penguatan jaringan pelaku usaha juga dilakukan melalui kegiatan komunitas, salah satunya Halal Bihalal Paguyuban SRC yang digelar di sejumlah daerah. Di Kabupaten Cirebon, kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 perwakilan toko anggota SRC dari tiga paguyuban besar di wilayah tersebut.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan itu juga diisi dengan agenda peningkatan kapasitas pelaku usaha dan penguatan kolaborasi antarpedagang tradisional.

Wakil Bupati (Wabup) Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, mengapresiasi kontribusi SRC terhadap perkembangan UMKM di wilayahnya. Ia menilai pembinaan yang dilakukan mampu membantu pelaku usaha lokal naik kelas dan lebih modern dalam menjalankan bisnis.

“Saya ucapkan selamat ulang tahun yang ke-18 untuk SRC. Semoga semakin memberikan manfaat bagi perkembangan Cirebon baik bagi ekonomi maupun masyarakat banyak,” ujar Agus.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap komitmen PT HM Sampoerna Tbk dalam mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Cirebon (Cirebon).

“Saya sangat berterima kasih kepada PT HM Sampoerna Tbk karena begitu peduli dengan UMKM di Kabupaten Cirebon. Tadi disampaikan ada kurang lebih 2.000 UMKM. Ini angka yang luar biasa. Dan seperti yang disampaikan SRC ini bisa menjadi standard UMKM yang sudah naik kelas dan modern di Cirebon,” kata Agus, sebagaimana dilansir Kompas, Senin (18/05/2026).

Kehadiran program digitalisasi toko tradisional tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing UMKM daerah sekaligus memperluas akses usaha kecil terhadap ekosistem perdagangan modern berbasis teknologi. []

Penulis: Sakina Rakhma Diah Setiawan | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *