Dinsos Kabupaten Probolinggo Coret Ratusan Penerima PKH

Kegiatan pendataan PKH disalah satu desa di Kabupaten Probolinggo (Foto : Net)

PROBOLINGGO (beritaborneo.com)-Kementerian Sosial RI (Kemensos RI) dipastikan akan mencoret Ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial. Kepastian itu terkonfirmasi melalui Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo. Pencoretan tersebut dilakukan setelah beberapa pertimbangan sudah dianggap tidak layak menerima PKH.

Sementara itu, Koordinator PKH Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, Fathurrozi Amien, menjelaskan, untuk tahun 2020 ini sebanyak 553 KPM PKH dicoret dari daftar penerima bantuan PKH. Pencoretan berdasarkan  pertimbangan, diantaranya adalah KPM tidak memenuhi syarat sebagai penerima bantuan sosial; mengundurkan diri karena sudah merasa mampu dan telah sejahtera.

“Sebanyak 89.569 warga di Kabupaten Probolinggo tersebar di beberapa kecamatan telah dilakukan validasi ulang. Dan sebanyak 89.016 KPM PKH akhirnya yang berhak mendapatkan bantuan,” ujar Fathurrozi Amien, kepada awak media belum lama ini.

Berdasarkan survey di lapangan banyak warga tereliminasi secara alami. Kebanyakan mereka sudah hidup berkecukupan dan tidak masuk kategori diantaranya komponen kesehatan dan komponen pendidikan terpenuhi.

Kemudian graduasi secara mandiri berada di urutan kedua. Graduasi ini dilakukan atas permintaan KPM yang telah merasa mampu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, setelah sebelumnya sudah menikmati bantuan PKH.

Dan yang menjadi pertimbangan terakhir survey yang dilakukan karena yang bersangkutan  telah dianggap sejahtera. Kondisi ekonomi dan fakta di lapangan menjadi salah satu pertimbangan sehingga petugas menyimpulkan bahwa KPM masuk kategori telah sejahtera dan tidak layak menerima bantuan.

“Pertimbangan dicoret dari penerima PKH terbanyak karena eliminasi secara alami. Namun untuk perubahan data, nantinya akan dikembalikan kepada desa. Sebab pemberian bantuan koordinasi dengan desa sangat penting,” tegasnya.

Kata Fathurrozi Dinsos Kabupaten Probolinggo juga berusaha agar penyaluran PKH dapat dilakukan secara tepat sasaran dan tepat guna. Sehingga ke depan, KPM dapat melakukan graduasi secara mandiri.(Rac)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *