KAI Jember Tebar Diskon 17 Persen untuk Tujuh KA Sambut HUT Ke-81 RI
JEMBER – Sebanyak 3.824 tempat duduk kereta api ekonomi komersial di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember ditawarkan dengan potongan harga 17 persen untuk keberangkatan pada 17 Agustus 2026. Program tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) sekaligus membuka pilihan perjalanan dengan tarif lebih terjangkau bagi masyarakat.
Potongan harga tersebut berlaku untuk tujuh kereta api ekonomi komersial yang melayani sejumlah rute antarkota. Masyarakat yang telah memiliki rencana perjalanan pada momentum Hari Kemerdekaan dapat memanfaatkan program tersebut selama tiket diskon masih tersedia dan memenuhi syarat serta ketentuan yang berlaku.
Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan program tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh tarif perjalanan yang lebih ringan.
“Masyarakat berkesempatan memperoleh diskon tiket sebesar 17 persen untuk perjalanan menggunakan kereta api ekonomi komersial pada 17 Agustus 2026,” kata Cahyo di Jember, Jawa Timur, Jumat (14/08/2026), sebagaimana diberitakan Antara, Jumat, (14/08/2026).
Menurut Cahyo, program tarif khusus itu sekaligus menjadi cara KAI mengajak masyarakat lebih dekat dengan layanan transportasi publik. Momentum peringatan kemerdekaan dinilai dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan, termasuk bepergian dan mengunjungi keluarga.
“Momentum Hari Kemerdekaan menjadi salah satu kesempatan untuk mengajak masyarakat semakin dekat dengan layanan transportasi publik,” tuturnya.
Program diskon tersebut tidak hanya menyasar satu rute. Tujuh kereta yang mendapat potongan tarif adalah KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang-Pasarsenen pulang-pergi (PP), KA Ranggajati relasi Jember-Cirebon PP, dan KA Wijayakusuma relasi Ketapang-Cilacap PP.
Selain itu, potongan harga berlaku untuk KA Mutiara Timur relasi Ketapang-Surabaya PP, KA Ijen Ekspres relasi Ketapang-Malang PP, KA Logawa relasi Ketapang-Purwokerto PP, serta KA Sangkuriang relasi Ketapang-Bandung PP.
“Melalui program itu, KAI ingin memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi dalam perjalanan mereka,” katanya.
Cahyo menjelaskan, kuota yang disediakan mencapai 3.824 tempat duduk. Jumlah tersebut tersebar pada tujuh kereta ekonomi komersial yang masuk dalam program tarif khusus.
“Untuk program tersebut, kami menyediakan 3.824 tempat duduk dengan tarif diskon 17 persen. Jumlah tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan tiket perjalanan dengan harga lebih terjangkau pada momentum peringatan HUT Ke-81 RI,” ujarnya.
Potongan sebesar 17 persen dihitung dari tarif normal dan hanya berlaku untuk keberangkatan pada 17 Agustus 2026. Adapun pembelian tiket program tersebut telah dibuka sejak 14 Agustus 2026 pukul 00.01 WIB dan berlangsung hingga 17 Agustus 2026 pukul 24.00 WIB.
Namun, ketersediaan tiket tetap menjadi faktor penentu karena tiket dengan tarif khusus hanya dapat diperoleh selama kuota masih tersedia. Calon penumpang juga harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan dalam program tersebut.
“Dengan adanya tarif spesial itu, masyarakat memiliki kesempatan untuk merencanakan perjalanan pada momentum Kemerdekaan dengan biaya yang lebih ringan. Kami berharap program itu dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, terutama oleh masyarakat yang memang sudah memiliki rencana bepergian pada 17 Agustus,” katanya.
Selain memberikan keringanan biaya perjalanan, program tersebut diarahkan untuk memperkuat minat masyarakat menggunakan transportasi publik. Kereta api dinilai memiliki peran dalam menghubungkan berbagai kota sehingga dapat menunjang mobilitas masyarakat untuk kepentingan keluarga, pekerjaan, maupun rekreasi.
“Di momentum 81 tahun Indonesia Merdeka, kami berharap kereta api dapat terus menjadi bagian dari mobilitas masyarakat, menghubungkan lebih banyak kota dan mempertemukan lebih banyak orang,” ujarnya.
Dengan kuota ribuan kursi dan masa pembelian yang terbatas, masyarakat yang ingin memanfaatkan program tersebut perlu segera memastikan ketersediaan tiket serta menyesuaikan jadwal perjalanan dengan keberangkatan pada 17 Agustus 2026. []
Redaksi01
