Perkuat Ketahanan Gizi, Dapur MBG Sidomukti 04 Kraksaan Resmi Beroperasi untuk Ribuan Siswa
KRAKSAAN, PRUDENSI.COM-Komitmen percepatan perbaikan gizi masyarakat di wilayah Kabupaten Probolinggo memasuki babak baru. Perwakilan mitra program, Muhammad Zubair, bersama Yayasan Paud PSM Surodadi, menggelar tasyakuran pembukaan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Sidomukti 04 di Kecamatan Kraksaan, Pada Jum’at 01/05/2026,
Dapur ini merupakan unit ke-15 yang diresmikan di wilayah Kraksaan guna mendukung program prioritas nasional dalam menyediakan asupan gizi yang aman, sehat, dan berkualitas bagi generasi muda.
Dalam sambutannya, Muhammad Zubair menegaskan bahwa operasional Dapur Sidomukti 04 mengedepankan profesionalisme tinggi untuk menepis keraguan publik. Ia memastikan seluruh proses produksi makanan telah memenuhi standar kesehatan dan keselamatan kerja.
“Kami memastikan secara istikamah dan konsisten bahwa aspek gizi, kenyamanan menu, hingga keamanan pangan adalah prioritas utama. Seluruh SDM kami, mulai dari Kepala Unit (Chef) hingga tenaga operasional, telah memiliki sertifikasi resmi. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami selaku mitra untuk memberikan yang terbaik,” ujar Zubair.
Unit ini dipimpin oleh tenaga ahli yang berpengalaman, didukung oleh 48 personel yang mayoritas merupakan warga sekitar. Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa program MBG mampu menyerap tenaga kerja lokal dan menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Sejak mulai beroperasi pada 20 April 2026, Dapur Sidomukti 04 telah melayani 1.040 penerima manfaat yang tersebar di wilayah Kelurahan Sidomukti dan sekitarnya. Adapun sasaran distribusi mencakup berbagai jenjang pendidikan, antara lain:
• Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK).
• Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
• Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan yayasan pendidikan terkait.
• Kelompok masyarakat B3 (Bantuan Biaya Bakti) di tingkat kelurahan.
Zubair menambahkan bahwa jumlah penerima manfaat diproyeksikan akan terus bertambah setelah pertengahan Mei 2026, sesuai dengan pemetaan data yang dilakukan bersama pemangku kepentingan terkait.
Acara tasyakuran ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimca Kraksaan, termasuk Camat, Kapolsek, Danramil, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sinergi ini diharapkan dapat memastikan kontrol kualitas tetap terjaga hingga masa kontrak berakhir.
Selain aspek kesehatan, program ini memberikan dampak ekonomi berganda (multiplier effect) bagi pengusaha lokal. Seluruh kebutuhan bahan pokok seperti beras, telur, ayam, hingga sayur-mayur dipasok melalui kemitraan dengan supplier lokal di wilayah Kraksaan.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Bapak Presiden Prabowo, atas amanah ini. Kami berkomitmen untuk melaksanakan tugas ini dengan penuh integritas agar anak-anak sebagai penerima manfaat mendapatkan gizi yang cukup demi masa depan mereka,” pungkasnya. (mis)
